periskop.id - Chery bersama Jaguar Land Rover (JLR) resmi memperkenalkan SUV terbaru mereka, Freelander 8, yang menandai kebangkitan kembali merek Freelander sebagai brand kendaraan energi baru (NEV).
Model ini diposisikan sebagai SUV premium berukuran besar dengan konfigurasi tiga baris kursi, menyasar konsumen yang mengutamakan teknologi mutakhir dan kenyamanan.
Freelander 8 dibangun di atas arsitektur 800V, sebuah platform elektrifikasi generasi baru yang mendukung beragam sistem tenaga: listrik murni, plug-in hybrid, hingga range extender.
Melansir Antara Senin (27/4), arsitektur ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas pengembangan sekaligus efisiensi energi yang lebih tinggi. Teknologi serupa sebelumnya telah digunakan oleh produsen seperti Porsche dan Hyundai, yang terbukti mampu memangkas waktu pengisian daya secara signifikan.
Salah satu sorotan utama adalah penerapan sistem bantuan pengemudi Huawei ADS 5.0 yang dipadukan dengan sensor LiDAR.
Teknologi ini memungkinkan fungsi navigasi otomatis di jalan tol maupun perkotaan, mendekati konsep Level 3 autonomous driving yang saat ini tengah diuji di beberapa negara. Kehadiran Huawei dalam ekosistem otomotif menegaskan tren kolaborasi lintas industri antara teknologi dan kendaraan listrik.
Di sektor energi, Freelander 8 menggunakan baterai dari CATL, produsen baterai terbesar di dunia. Baterai ini mendukung teknologi pengisian cepat 6C, yang secara teoritis mampu mengisi daya hingga 80% hanya dalam waktu sekitar 10 menit.
Angka ini jauh lebih cepat dibandingkan standar pengisian 3C yang umum digunakan pada EV saat ini. CATL sendiri sebelumnya telah mengumumkan pengembangan baterai dengan daya tahan lebih dari 1,5 juta kilometer, yang berpotensi mengubah lanskap industri kendaraan listrik.
Secara desain, Freelander 8 tampil dengan proporsi tegas khas SUV modern. Garis bodi yang kokoh dipadukan dengan interior berteknologi tinggi, termasuk layar digital berukuran besar dan sistem kokpit pintar.
Pendekatan ini sejalan dengan tren global di mana SUV listrik tidak hanya menjadi kendaraan, tetapi juga ruang digital interaktif bagi penggunanya.
Produksi Freelander 8 akan dilakukan di China dengan target peluncuran pasar pada tahun 2026, sebelum diperluas ke pasar global. Kehadiran model ini dipandang sebagai strategi Chery-JLR untuk bersaing dengan pemain besar seperti Tesla Model X dan BYD Tang, yang saat ini mendominasi segmen SUV listrik premium.
Tinggalkan Komentar
Komentar