periskop.id - Guangzhou Automobile Group (GAC) resmi memasuki babak baru dengan memulai produksi AirCab, kendaraan udara listrik otonom rancangannya sendiri. Taksi terbang ini ditawarkan mulai 1,68 juta yuan atau sekitar Rp4,5 miliar per unit.
AirCab dikembangkan di bawah merek mobilitas GAC yang bernama Govy. Produksinya sengaja dibatasi, hanya sekitar 100 unit per tahun.
Melansir Carscoop, Rabu (10/6), pesawat ini disebut sudah mengantongi seluruh sertifikasi yang dibutuhkan untuk beroperasi secara komersial. AirCab juga tercatat telah melewati program uji tabrak penuh, sehingga statusnya bukan lagi sekadar konsep atau prototipe.
Secara konstruksi, badan AirCab menggunakan material komposit serat karbon yang ringan. Enam lengan memanjang dari kabin, masing-masing membawa sepasang baling-baling sebagai sumber daya angkat.
Untuk sistem tenaga, GAC menyebutkan AirCab mengandalkan baterai silinder berdensitas tinggi. Pengisian dayanya diklaim hanya memerlukan 25 menit untuk penuh.
Jangkauan terbang AirCab belum diungkap secara resmi, namun diperkirakan terbatas. Detail teknis lainnya juga masih minim dipublikasikan perusahaan.
Dari sisi fitur, AirCab mendukung penerbangan otonom Level 4. Artinya, kendaraan ini mampu terbang dan bermanuver secara mandiri tanpa membutuhkan pilot maupun awak di dalamnya.
GAC memproyeksikan AirCab bakal diserap terutama oleh operator pariwisata yang menawarkan layanan wisata udara. Segmen ini dinilai jadi sasaran utama pemasaran produk tersebut.
Dengan harga per unit yang mencapai Rp4,5 miliar, tarif yang dibebankan kepada penumpang kemungkinan akan sangat tinggi bahkan untuk penerbangan jarak pendek sekalipun.
Tahun lalu, GAC telah menggelar sejumlah penerbangan demonstrasi di Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau. Momen tersebut dinilai memberi gambaran konkret mengenai potensi penggunaan komersial AirCab ke depannya.
Berbeda dari sejumlah perusahaan lain yang agresif menggarap eVTOL demi membuka era mobilitas massal, GAC memilih pendekatan yang lebih terfokus untuk AirCab.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar