Periskop.id – PT Bank Aladin Syariah Tbk, bank syariah digital, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp150,7 miliar, melonjak 304,48% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini ditopang oleh pengembangan produk dan layanan digital serta perluasan ekosistem strategis. 

“Bank Aladin Syariah mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan pengembangan produk dan layanan, serta penguatan sistem digital yang mendukung kemudahan akses perbankan bagi para nasabah,” kata Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Rachmadi, Sabtu (6/6). 

Advertisement

Hingga akhir 2025, total aset bank mencapai Rp14,4 triliun, meningkat 53,89% secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp10,4 triliun, naik 92,18% year on year. Penyaluran pembiayaan juga tumbuh 9,5 % menjadi Rp5,2 triliun, dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap tinggi di 49,3%. Jumlah nasabah bertambah menjadi 3,7 juta pengguna, meningkat 12,1% dibanding 2024.

Koko menegaskan, perseroan terus mengembangkan strategi offline-to-online dengan memperluas jaringan melalui mitra strategis seperti Alfa Group yang memiliki lebih dari 23 ribu minimarket di seluruh Indonesia. Selain itu, kerja sama diperluas dengan Flip, Mekari, Persis Solo, Muhammadiyah, BAZNAS, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bank Aladin Syariah juga ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH) oleh BPKH pada 2025.

“Perluasan akses layanan keuangan syariah melalui inovasi digital dan kolaborasi ekosistem dapat mendorong inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” ujar Koko.

Memasuki 2026, bank menargetkan ekspansi produk dan layanan melalui aplikasi digital, jaringan offline mitra strategis, dan pemanfaatan jaringan ATM BCA untuk tarik tunai tanpa kartu. Selain itu, pertumbuhan current account saving account (CASA) menjadi fokus, melalui akuisisi pendanaan organik, integrasi ekosistem, serta optimalisasi kategori nasabah Aladin Premier yang menyasar segmen ritel menengah atas.

Pada kuartal I 2026, Bank Aladin Syariah mencatat laba bersih Rp23,3 miliar, menandai keberlanjutan pertumbuhan kinerja dari tahun sebelumnya.