periskop.id - Memanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat mendorong kenaikan harga minyak mentah global hampir 3%. Kondisi ini membuka peluang di sektor energi bagi investor yang selektif.
Hendra Wardana, Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor mengatakan, kenaikan harga minyak memberi peluang pada saham-saham energi untuk mencetak kinerja positif. Beberapa saham energi menarik untuk dicermati, antara lain ELSA, ENRG, AKRA, dan SOCI. Hendra menyebutkan bahwa saham-saham ini berpotensi merespons volatilitas harga minyak secara positif.
“ELSA menarik trading buy dengan target 900, ENRG trading buy dengan target 1.900, AKRA speculative buy dengan target 1.400, serta SOCI menarik dicermati sebagai trading buy dengan target 750,” ujar Hendra, Senin (2/3).
SOCI menjadi perhatian karena meningkatnya aktivitas dan tarif pengangkutan energi di tengah volatilitas pasar. Hendra menekankan saham ini layak diperhatikan bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum energi.
Selain SOCI, saham lain di sektor energi juga menawarkan peluang, terutama bagi investor dengan profil agresif yang bisa memanfaatkan fluktuasi harga minyak. Hendra menyebutkan bahwa strategi trading buy atau speculative buy bisa diterapkan dengan manajemen risiko yang ketat, menyesuaikan dengan volatilitas pasar energi saat ini.
Investor disarankan tetap memantau perkembangan harga minyak global dan aktivitas pengangkutan energi, karena kedua faktor ini menjadi penentu pergerakan saham energi dalam jangka pendek.
“SOCI menarik dicermati karena meningkatnya aktivitas dan tarif pengangkutan energi di tengah volatilitas harga minyak,” tambah Hendra.
Tinggalkan Komentar
Komentar