periskop.id - PT Petrosea Tbk (PTRO) mengumumkan kinerja tahun buku 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pada periode tersebut, perseroan membukukan kinerja mengesankan dengan kenaikan signifikan baik dari sisi pendapatan maupun laba.
Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/3), perseroan membukukan pendapatan sebesar US$886,46 juta atau sekitar Rp15,06 triliun (asumsi kurs Rp16.984 per dolar AS). Pendapatan itu naik 28,32% dibanding pendapatan pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$690,81 juta.
Bersamaan dengan kenaikan pendapatan, beban usaha pada 2025 tercatat sebesar US$774,23 juta dari US$600,52 juta pada 2024. Meski begitu, perseroan masih bisa mengantongi laba kotor US$112,23 juta pada 2025, naik 24,29%dibandingkan US$90,29 juta pada 2024.
Beban penjualan dan administrasi pada 2025 tercatat sebesar US$44,76 juta. Kemudian beban bunga dan keuangan tercatat sebesar US$55,7 juta. Penghasilan bunga pada periode yang sama tercatat sebesar US$2,71 juta, beban pajak final US$9,74 juta, serta keuntungan lain-lain tercatat sebesar US$34,54 juta.
Laba dan Neraca Keuangan
Setelah memperhitungkan beban pajak, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar US$35 juta atau sekitar Rp594,44 miliar. Dari jumlah tersebut, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yakni sebesar US$28,81 juta atau sekitar Rp489,27 miliar, naik 197,02% dari US$9,7 juta pada 2024.
Aset perseroan sampai dengan 31 Desember 2025 tercatat sebesar US$1,58 miliar. Naik signifikan dibandingkan posisi akhir 2024 yang tercatat sebesar US$867,27 juta. Terdiri dari aset lancar senilai US$558,88 juta dan aset tidak lancar US$1,02 miliar.
Kemudian liabilitas sampai dengan 31 Desember 2025 naik menjadi US$1,28 miliar dibanding posisi akhir 2024 yakni sebesar US$617,51 juta. Sebesar US$438,47 juta tercatat sebagai liabilitas jangka pendek. Sisanya sebesar US$836,96 juta tercatat sebagai liabilitas jangka panjang.
Adapun ekuitas perseroan pada tahun lalu turut mengalami kenaikan. Ekuitas perseroan sampai dengan 31 Desember 2025 tercatat sebesar US$307,46 juta. Sementara ekuitas pada tahun sebelumnya tercatat sebesar US$249,75 juta.
Tinggalkan Komentar
Komentar