iklan periskop
Saham

IHSG Senin 6 April 2026 Diprediksi Parkir ke Level 6.745-6.849, Simak Rekomendasi Sahamnya

MNC Sekuritas menilai IHSG masih rawan koreksi ke 6.745–6.849, namun berpeluang menguat ke 7.450–7.675. Level kunci dicermati, dengan rekomendasi saham IMPC, INDY, VKTR, dan WIFI.

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
ihsg, bei, saham, msci
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat turun lebih dari 8% pada perdagangan Kamis (28/1). Foto oleh Periskop/Maria
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - MNC Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini. Fase krusial struktur gelombang pergerakan indeks memicu potensi lanjutan tekanan jual di bursa saham nasional.

MNC Sekuritas membeberkan kondisi pasar secara rinci melalui riset hariannya pada Senin (6/4). "Posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke area 6,745-6,849," tulisnya.

IHSG sebelumnya terpuruk di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (2/4). Indeks merosot 157,655 poin atau turun 2,19% menuju level 7.026,782.

Analis teknikal melihat peluang skenario terbaik atau best case pergerakan indeks. Pembalikan arah menguat terbuka lebar jika struktur gelombang saham telah rampung.

"Best case IHSG sudah menyelesaikan wave A pada label biru, sehingga akan melanjutkan penguatan ke 7,450-7,675," lanjutnya.

Respons pasar terhadap sejumlah level kunci sangat menentukan arah pergerakan indeks jangka pendek. Area dukungan atau support krusial berada di titik 7.022 dan 6.917 guna menahan kejatuhan lebih dalam.

Indeks harus mampu menembus titik resistansi atau resistance di level 7.302 dan 7.434. Penembusan area vital ini menjadi syarat awal konfirmasi momentum kenaikan bursa.

MNC Sekuritas turut merilis deretan saham pilihan. Investor dapat mencermati empat saham potensial pada perdagangan bursa hari ini.

Analis menyarankan strategi beli spekulasi (spec buy) untuk saham IMPC di rentang 2.130-2.200. Target harga dipatok pada 2.430 dan 2.580 dengan batas rugi (stoploss) di bawah 2.010 usai saham terkoreksi 1,75% ke level 2.240.

Strategi beli saat melemah (buy on weakness) berlaku bagi saham INDY pada kisaran 3.280-3.390. Saham ini menguat 2,40% menembus MA60 menuju 3.410, sehingga target penguatan harga menunjuk titik 3.550 dan 3.710.

Rekomendasi buy on weakness turut disematkan pada saham VKTR di area beli 715-765. Target harga menyasar level 860 dan 920 dengan batas rugi di bawah 685 menyusul koreksi saham sebesar 4,91% ke posisi 775.

Terakhir, saham WIFI masuk daftar spec buy di kisaran transaksi 2.040-2.120. Analis menargetkan penguatan lanjutan menuju 2.420 dan 2.700 menyusul merosotnya laju saham sebesar 5,75% menjadi 2.130.

Penafian (Disclaimer): Berita ini disajikan semata-mata sebagai informasi dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, maupun paksaan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Segala keputusan investasi beserta risiko kerugian yang timbul sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan ihsg hari ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.