periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Salasa 21 April 2026 diperkirakan masih konsolidasi. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah di level 7,594.11 atau turun 0,52% pada perdagangan Senin (20/4).

Setelah sempat bergerak menguat di awal sesi, indeks berbalik bergerak melemah hingga penutupan. Ketegangan antara AS-Iran yang kembali meningkat memudarkan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu dekat. Sehingga mendorong penguatan harga minyak mentah menjadi US$89/barel untuk WTI dan US$95/barel untuk Brent. Semua sektor mengalami koreksi dengan pelemahan terbesar pada saham sektor properti (2,04%)

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berkonsolidasi pada kisaran level 7.500-7.700,” mengutip ulasan Tim Riset Phintraco Sekuritas, Selasa (20/4).

Beberapa saham yang menarik dicermati pada perdagangan hari ini, antara lain IMPC, BRMS, TAPG, SMDR dan DSNG.

Iran pada Sabtu (18/4) kembali menutup Selat Hormuz, sehari setelah sebelumnya dibuka untuk kapal komersial. Ketegangan AS–Iran juga meningkat setelah Presiden Donald Trump menyebut negosiasi lanjutan akan digelar di Islamabad pekan ini, sementara Iran membantah akan hadir dan menilai AS tidak serius dalam diplomasi. Gedung Putih menyatakan Wakil Presiden JD Vance bersama delegasi AS akan bertolak ke Islamabad pada 20 April untuk pembicaraan 21 April, namun Iran melalui Kemenlu menegaskan tidak akan berpartisipasi.

Situasi makin panas setelah AS menyita kapal kargo Iran bernama Touska karena dugaan pelanggaran blokade, penyitaan pertama sejak blokade laut diberlakukan pekan lalu. Kondisi geopolitik ini mendorong harga minyak Brent melonjak 7% ke US$96,6/barel (20/4 sore), berbalik dari penurunan 9% ke US$90,4/barel pada akhir pekan sebelumnya.

Dampaknya juga terasa di dalam negeri. Pemerintah menaikkan harga BBM non-subsidi per 18 April 2026, dengan Pertamax Turbo naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400/liter, Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.600/liter, dan Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900/liter. Sementara Pertamax dan Pertamax Green tetap di Rp12.300 dan Rp12.900/liter.

Respons pasar terhadap dinamika terakhir cenderung mixed, namun terbatas. Bursa Asia masih menguat pada perdagangan hari ini, Senin (20/4), dengan Nikkei naik 0,6% dan Hang Seng naik 0,77%. Sementara itu, bursa Eropa Stoxx 50 turun 1,3% dan indeks futures AS yakni S&P dan Nasdaq masing–masing melemah 0,49% dan 0,48% per sore Senin sore. 

“Reaksi mixed yang terbatas ini mengindikasikan bahwa para pelaku pasar sudah lebih ‘terbiasa’ terhadap dinamika perang dan maju–mundurnya progres negosiasi,” ulas Tim Riset Stockbit Sekuritas.

Sementara dampak negatif dari kenaikan harga BBM secara selektif terhadap daya beli keseluruhan relatif terbatas. Tim Riset Stockbit beranggapan, hal itu mengingat kenaikan harga BBM hanya dilakukan untuk produk non-subsidi dengan target segmen menengah–atas.