periskop.id - PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) menetapkan dividen tunai untuk tahun buku 2025 senilai Rp56,47 miliar. Keputusan itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 5 Juni 2026.

Setiap pemegang saham berhak menerima Rp6 per lembar saham dari pembagian dividen tersebut. Nilai itu merupakan hasil kesepakatan para pemegang saham dalam forum RUPST.

Advertisement

Besaran dividen yang dialokasikan setara dengan 30% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk perseroan. Laba bersih IFII pada periode tersebut tercatat sebesar Rp183,45 miliar.

Dengan porsi 30% yang dibagikan, sisa 70% laba bersih perseroan tidak didistribusikan kepada pemegang saham. Porsi tersebut masuk ke pos laba ditahan untuk mendukung kebutuhan operasional maupun ekspansi perseroan ke depan.

Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat mencapai Rp433 miliar. Angka ini menggambarkan kapasitas cadangan finansial yang tersedia bagi perseroan.

Dari sisi permodalan, total ekuitas IFII berada di angka Rp1,38 triliun. Posisi ekuitas tersebut mencerminkan skala kekuatan modal perseroan secara keseluruhan.

Dana dividen akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing pemegang saham yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS). Pencatatan kepemilikan saham atau recording date ditetapkan pada 18 Juni 2026.

Artinya, hanya investor yang terdaftar dalam DPS pada tanggal tersebut yang berhak atas pembayaran dividen kali ini. Ketentuan itu berlaku sesuai mekanisme standar distribusi dividen di pasar modal.

Total nilai dividen Rp56,47 miliar yang ditetapkan perseroan mencerminkan komitmen IFII dalam mendistribusikan sebagian hasil kinerja keuangan kepada para pemegang saham. Kebijakan pembagian 30% dari laba bersih menjadi acuan yang disepakati dalam RUPST.

IFII merupakan emiten yang bergerak di industri papan serat dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penetapan dividen tahun buku 2025 ini menjadi salah satu agenda utama yang diputuskan dalam RUPST yang digelar awal Juni 2026.