Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke level 6.039 pada perdagangan Selasa (14/7) sore. Penguatan tercatat tipis, hanya 1,67 poin atau 0,03% dibanding penutupan sebelumnya.

Nilai transaksi hari itu mencapai Rp16,78 triliun, berdasarkan data RTI Infokom. Sebanyak 35,39 miliar saham berpindah tangan dengan frekuensi transaksi menembus 2,81 juta kali.

Sebanyak 422 saham tercatat menguat, 206 saham melemah, dan 165 saham lainnya stagnan sepanjang sesi perdagangan. Sebanyak 10 dari 11 sektor indeks kompak menghijau, dipimpin sektor energi yang melesat 1,66%.

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan mayoritas bursa saham Asia sore ini. Indeks Shanghai Composite di China naik 1,36%, sementara Nikkei 225 Jepang bertambah 0,74%.

Straits Times Singapura ikut menguat 0,43%, disusul Hang Seng Composite Hong Kong yang naik 0,52%. Tren positif di Asia ini berbanding terbalik dengan arah pergerakan bursa Eropa.

Indeks DAX Jerman tercatat melemah 0,66%, sementara FTSE 100 Inggris terkoreksi 0,62%. Kedua indeks utama Eropa tersebut kompak berakhir di zona merah.

Bursa saham Amerika Serikat turut mencatatkan pelemahan pada perdagangan yang sama. Indeks S&P 500 turun 0,79%, NASDAQ Composite anjlok 1,55%, dan Dow Jones melemah 0,26%.

Data RTI Infokom menunjukkan penguatan IHSG banyak ditopang saham-saham di sektor energi sepanjang sesi perdagangan. Sektor tersebut menjadi penopang utama performa indeks hingga penutupan sore ini.

Meski mayoritas sektor menghijau, ratusan saham masih tercatat melemah. Sebanyak 206 saham terkoreksi, sementara 165 saham lainnya bergerak stagnan tanpa perubahan harga signifikan.

Pergerakan bursa global yang beragam turut mewarnai perdagangan hari itu. Kawasan Asia kompak menguat, sementara Eropa dan Amerika Serikat mayoritas melemah.

Perbedaan arah pergerakan antara bursa Asia dengan Eropa dan Amerika Serikat ini mencerminkan dinamika pasar global yang masih fluktuatif. Kondisi tersebut kemungkinan turut menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan strategi investasi ke depan.