Fadly Alberto, bintang Timnas indonesia U-20 menjadi sorotan setelah salah satu yang paling banyak dicari publik sepak bola Indonesia setelah namanya kembali viral karena insiden tendangan kungfu di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20. 

Pemain muda yang sebelumnya mencetak sejarah bersama Timnas Indonesia U-17 itu kini menghadapi potensi sanksi berat yang bisa memengaruhi masa depannya di tim nasional.

Perjalanan karier Fadly Alberto sebenarnya tergolong inspiratif. Bagaimana sih perjalanan karir dan profilnya?

Profil Fadly Alberto, Talenta Muda Asal Papua yang Tumbuh di Bojonegoro

Fadly Alberto Hengga lahir di Timika, Papua Tengah, pada tahun 2008. Meski berasal dari Papua, ia tumbuh besar di Desa Banjarsari, Bojonegoro, Jawa Timur.

Sejak usia sangat muda, Fadly sudah menunjukkan minat besar terhadap sepak bola. Dukungan keluarga berperan penting dalam perkembangan kariernya, terutama sejak ia mulai mengikuti berbagai turnamen usia dini di daerah.

Keseriusannya dalam menekuni sepak bola terlihat ketika ia mulai bermain secara kompetitif sejak usia sembilan tahun. Perkembangannya yang pesat membuatnya berhasil menembus skuad Timnas Indonesia U-16 saat masih berusia 15 tahun.

Bakat dan konsistensinya kemudian membuka jalan menuju level internasional bersama Timnas Indonesia kelompok usia.

Gol Bersejarah Fadly Alberto di Piala Dunia U-17 2025

Nama Fadly Alberto mulai dikenal luas publik nasional setelah mencetak gol penting saat Indonesia menghadapi Honduras di Piala Dunia U-17 2025 di Doha.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia menang dengan skor 2-1 dan gol Fadly menjadi penentu kemenangan. Hasil itu sangat bersejarah karena menjadi kemenangan pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang Piala Dunia FIFA di semua kelompok umur.

Selain tampil di Piala Dunia U-17, Fadly juga berperan penting saat Indonesia meraih kemenangan penting atas Korea Selatan dan Yaman di Piala Asia U-17. Performa tersebut membuatnya masuk radar sebagai salah satu prospek terbaik sepak bola Indonesia generasi baru.

Karier Klub Bersama Bhayangkara Presisi FC U-20

Setelah tampil menonjol di level tim nasional usia muda, Fadly Alberto melanjutkan pengembangan kariernya bersama Bhayangkara Presisi FC di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Kompetisi ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan pemain muda menuju level profesional. Fadly juga masih masuk dalam proyeksi Timnas Indonesia U-20 untuk berbagai agenda internasional ke depan.

Namun, momentum positif tersebut berubah setelah terjadi insiden panas dalam pertandingan melawan Dewa United U-20.

Kronologi Tendangan Kungfu di Laga EPA U-20 yang Viral di Media Sosial

Kericuhan terjadi usai pertandingan Bhayangkara FC U-20 melawan Dewa United U-20 pada 19 April 2026 di Stadion Citarum, Semarang. Pertandingan berakhir dengan kekalahan Bhayangkara FC 1-2.

Setelah laga selesai, situasi memanas di pinggir lapangan dan berujung aksi kekerasan antar pemain. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat salah satu pemain Bhayangkara FC melakukan tendangan keras ke arah pemain lawan di area bench.

Nama Fadly Alberto kemudian disebut sebagai salah satu pemain yang terlibat dalam insiden tersebut. Kasus ini langsung menjadi perhatian publik karena statusnya sebagai pemain tim nasional usia muda.

Insiden tersebut juga menyeret beberapa nama lain dari pihak Bhayangkara FC yang disebut terlibat dalam keributan.

Ancaman Sanksi Berat dan Risiko Dicoret dari Timnas Indonesia

Kasus tendangan kungfu yang melibatkan pemain muda tim nasional mendapat perhatian serius dari PSSI. Komite Disiplin diperkirakan akan menindaklanjuti insiden tersebut berdasarkan regulasi Kode Disiplin PSSI 2025.

Jika terbukti bersalah, sanksi yang dijatuhkan berpotensi berupa larangan bermain dalam jangka waktu panjang. Hukuman tersebut tentu bisa berdampak langsung terhadap peluang Fadly Alberto tampil bersama Timnas Indonesia U-20 di ajang internasional mendatang.

Pelatih Timnas U-20 juga menegaskan bahwa pemain tim nasional harus menjaga sikap profesional karena mereka menjadi contoh bagi pemain lain di level usia muda.

Situasi ini membuat masa depan Fadly Alberto di tim nasional untuk sementara berada dalam ketidakpastian sambil menunggu keputusan resmi Komite Disiplin PSSI.