periskop.id – Pelatih Timnas Indonesia John Herdman sedikit kecewa anak asuhnya gagal mencetak lebih dari satu gol saat menghadapi Mozambik. Skuad Garuda sejatinya memiliki banyak peluang emas untuk memperlebar keunggulan.
"Tetapi saya senang melihat ketangguhan tim ketika diuji dalam beberapa periode pertandingan dan harus berjuang keras untuk mempertahankan keunggulan. Kami membutuhkan ujian seperti itu," kata Herdman pada jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa (9/6).
Laga persahabatan internasional resmi tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia berhasil menyudahi pertandingan dengan kemenangan tipis 1-0.
Gol tunggal kemenangan tuan rumah dilesakkan oleh Ole Romeny. Sang penyerang mencetak gol cepat saat laga baru berjalan 11 menit.
Secara statistik, Indonesia tampil sangat dominan sepanjang laga. Lapangbola mencatat skuad Garuda menguasai bola hingga 60 persen.
Dominasi tersebut menghasilkan 15 tembakan ke gawang lawan. Sayangnya, hanya tiga sepakan yang mengarah tepat ke sasaran.
Sementara itu, Mozambik bukan tanpa perlawanan. Tim tamu melepaskan tujuh tembakan dengan dua di antaranya mengarah tepat ke gawang Indonesia.
Secara peringkat FIFA, Mozambik berada di bawah Oman. Indonesia sendiri sebelumnya sukses menumbangkan Oman dengan skor telak 3-0, Jumat.
Walau di atas kertas lebih unggul, Herdman sudah memperkirakan Mozambik bakal memberikan kejutan. Prediksi juru taktik asal Inggris tersebut terbukti di lapangan.
Faktor kebugaran pemain juga menjadi tantangan tersendiri. Agenda internasional pada Juni selalu sulit karena para pemain baru saja menyelesaikan musim kompetisi yang panjang bersama klub masing-masing.
"Kami memperkirakan Mozambik akan datang sebagai tim yang terluka dan bermain dengan semangat besar, dan memang itu yang terjadi. Namun untuk sebagian besar pertandingan, para pemain kita mampu mengendalikan permainan dan menunjukkan kualitas mereka," kata pelatih asal Inggris tersebut.
Secara khusus, Herdman memberikan apresiasi tinggi kepada Ole Romeny. Gol tersebut menjadi torehan kelimanya bagi tim nasional, uniknya semua gol tercipta di SUGBK.
Apresiasi juga diberikan kepada Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan. Kedua pemain melakoni pertandingan pertama mereka di bawah arahan Herdman.
Elkan Baggott yang mengisi posisi Jay Idzes dalam dua laga bulan ini turut mendapat pujian. Sang bek tampil solid menjaga lini pertahanan.
Pujian khusus juga mengalir untuk Joey Pelupessy. Herdman menilai kontribusinya sangat vital dalam menjaga keseimbangan lini tengah Garuda.
"Saya rasa kita bisa bangga dengan pekerjaan dalam dua pertandingan terakhir ini. Namun kami harus tetap rendah hati dan kembali bekerja untuk agenda besar berikutnya pada September," kata Herdman.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar