periskop.id - Australia resmi menjuarai Piala AFF U19 2026 usai membekuk Thailand 2-0 dalam laga pamungkas di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu malam. Kemenangan itu sekaligus mengukuhkan Australia sebagai tim tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.
Dua gol The Joeys tercipta di babak yang berbeda. Alexander Lech Garbowski membuka keunggulan lewat sundulan pada menit ke-41, memanfaatkan bola lambung dari tendangan sudut Lawrence Wong. Beckham Backer kemudian mengunci kemenangan lewat gol pada menit ke-90+7.
"Semua karena kerja keras semua pemain," kata Pelatih Australia Richard Garcia dalam konferensi pers usai laga final di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (13/6) malam.
Garcia mengungkapkan kebanggaannya atas capaian itu. Menurutnya, seluruh pemain tampil disiplin dan menjalankan tanggung jawab masing-masing sepanjang turnamen berlangsung.
Trofi tahun ini menggenapi koleksi Australia menjadi enam gelar juara AFF U19, terbanyak di antara seluruh negara peserta. Sebelumnya, mereka meraih mahkota serupa pada 2006, 2008, 2010, 2016, dan 2019.
Thailand menempati posisi kedua pada edisi kali ini. Sepanjang sejarah AFF U19, negara tersebut mencatat lima gelar juara, yakni pada 2002, 2009, 2011, 2015, dan 2017.
Sementara itu, tuan rumah Indonesia mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan Kamboja 1-0 pada perebutan tempat ketiga di stadion yang sama, Sabtu sore.
Pelatih Timnas Indonesia U19 Nova Arianto memaparkan, keikutsertaan tim di turnamen ini sejatinya bertujuan menilai kualitas skuad secara khusus. Pasalnya, para pemain memang disiapkan untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia mendatang di Laos.
Nova mengaku bersyukur anak asuhnya tampil maksimal menghadapi Kamboja. Ia menegaskan, masih banyak hal yang perlu dibenahi dan evaluasi akan terus berjalan demi mendongkrak performa tim ke depan.
"Masih banyak yang harus kita benahi, dan evaluasi demi evaluasi akan terus kita lakukan demi bisa lebih baik lagi ke depannya. Semoga hasil ini bisa kita bawa ke depan untuk mengikuti kualifikasi Asia di Laos," pungkas Nova.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar