Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga independen yang mengatur dan mengawasi seluruh sektor jasa keuangan Indonesia, dari perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, pinjaman online, hingga aset kripto yang beralih ke pengawasannya sejak 2025. Sejak Maret 2026 OJK dipimpin Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi.
OJK berwenang mencabut izin bank dan perusahaan pembiayaan, mengenakan sanksi pada emiten, memblokir pinjol dan investasi ilegal lewat Satgas Pasti, serta menerbitkan aturan yang mengubah cara bank dan platform keuangan melayani nasabah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang OJK, dari regulasi baru, pencabutan izin, penanganan kasus industri keuangan, data kredit dan pinjol, hingga peringatan investasi ilegal. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
OJK Janji Kawal Tuntas Kasus Fraud Dana Syariah Indonesia
Sepanjang periode 2021-2025, DSI telah menghimpun dana lender mencapai Rp7,48 triliun. Sebesar Rp6,2 triliun telah dikembalikan kepada lender DSI
Baca selengkapnya →
Perkuat Tata Kelola Bursa dan SRO, OJK Terbitkan POJK 31/2025
OJK terbitkan POJK 31/2025 untuk memperkuat tata kelola Bursa Efek, Lembaga Kliring & Penjaminan, serta Lembaga Penyimpanan sebagai SRO, berlaku sejak 3 Desember 2025.
Baca selengkapnya →
OJK Terbitkan POJK 35/2025, Multifinance dan Modal Ventura Kini Lebih Fleksibel
OJK menerbitkan POJK Nomor 35 Tahun 2025 sebagai penyempurnaan aturan perusahaan pembiayaan, infrastruktur, dan modal ventura yang berlaku mulai 22 Desember 2025.
Baca selengkapnya →
Soal Penggerebekan Sindikat Love Scam di Sleman, Ini Kata OJK
OJK ingatkan masyarakat waspada love scam, kejahatan finansial yang memanipulasi emosi korban untuk meraup keuntungan.
Baca selengkapnya →
Sepanjang 2025, OJK Beri 175 Peringatan Tertulis dan Sanksi ke 144 Perusahaan Jasa Keuangan
Sepanjang 2025, OJK menegakkan pengawasan PUJK dengan sanksi, peringatan, dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Baca selengkapnya →
OJK Blokir 31.382 Rekening Terkait Judi Online hingga Desember 2025
OJK perketat pengawasan judi online, blokir 31.382 rekening hingga Desember 2025 untuk lindungi sistem keuangan dan masyarakat.
Baca selengkapnya →
Tujuh BPR/S Tutup di 2025, Kebanyakan Akibat Tata Kelola yang Buruk
BPR/BPRS yang dicabut izinnya oleh OJK selama beberapa tahun terakhir mayoritas merupakan BPR-BPRS yang mengalami permasalahan dan kinerja yang buruk. Di antaranya, akibat insiden ...
Baca selengkapnya →
OJK Siapkan Aturan Free Float Baru, Target Terbit Tahun Ini
OJK siapkan aturan free float IPO yang akan terbit 2026 dan diterapkan bertahap.
Baca selengkapnya →
OJK Sebut Pendataan Debitur Korban Banjir Sumatera Belum Rampung
LJK meninjau skema restrukturisasi yang paling sesuai, termasuk jangka waktu pelaksanaan serta kemungkinan penyesuaian atau pengurangan kewajiban kredit/pembiayaan
Baca selengkapnya →
Jelang Pergantian Direksi Bursa, Ini Pesan dan Harapan OJK
OJK menekankan harapan pada direksi baru BEI 2026–2030, fokus pada integritas, akuntabilitas, likuiditas, pendalaman pasar, dan kesiapan sistem perdagangan yang aman dan tangguh.
Baca selengkapnya →
OJK Catat Kredit Perbankan Naik 7,74% pada November 2025
OJK mencatat kinerja perbankan nasional tetap stabil hingga akhir 2025.
Baca selengkapnya →
OJK: Tren Kejahatan Finansial Berwujud Love Scam Tengah Meningkat
Hingga akhir tahun 2025, Indonesia Anti Scam Center telah menerima 3.494 laporan kerugian masyarakat yang terkena penipuan, melalui modus love scam dengan total kerugian Rp49,19 mi...
Baca selengkapnya →
