periskop.id - Platform transportasi daring Grab Indonesia langsung menyatakan dukungan penuh terhadap inisiasi Program Bonus Hari Raya (BHR) 2026. Perusahaan rintisan ini bahkan mengambil langkah berani dengan melipatgandakan alokasi anggaran khusus bagi para mitra pengemudinya.

"Perusahaan menggandakan alokasi anggaran menjadi Rp100–110 miliar dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya sebagai bentuk apresiasi kepada mitra pengemudi yang dinilai memiliki produktivitas tinggi dan konsisten melayani pelanggan," ucap Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3).

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Kementerian Ketenagakerjaan sebelumnya telah resmi mengumumkan Program BHR. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat keberpihakan negara terhadap para pekerja sektor ekonomi digital.

Program kesejahteraan ini dinilai sangat sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini demi memperkuat tatanan ekosistem ekonomi digital agar lebih inklusif dan berkelanjutan.

Neneng memandang model kemitraan fleksibel Grab saat ini sangat mencerminkan semangat ekonomi kerakyatan. Ruang ini secara nyata mampu menopang kebutuhan keluarga serta menjaga produktivitas jutaan masyarakat pekerja.

Penyusunan BHR perusahaan tersebut dirancang dengan pendekatan ketat berbasis produktivitas. Skema pencairan ini dibagi ke dalam tujuh kategori penilaian kinerja bagi para mitra pengemudi.

Parameter penilaian sangat mempertimbangkan konsistensi penyelesaian pesanan pelanggan serta kualitas pelayanan harian. Pada kategori tertinggi, mitra GrabBike bisa mengantongi BHR sebesar Rp850.000, sedangkan kategori mobil hingga Rp1.600.000.

"Penyaluran dana dilakukan paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri, dan status penerimaan dapat dicek secara transparan melalui aplikasi GrabDriver," terang Neneng saat memaparkan rincian skema penilaian.

Nilai apresiasi kategori terendah juga mendapatkan lonjakan signifikan hingga menyentuh tiga kali lipat. Mitra GrabBike bakal menerima jatah minimal Rp150.000 dan mitra GrabCar Rp200.000 agar pembagian jauh lebih proporsional.

Data internal per Desember 2025 menunjukkan ada lebih dari 400.000 mitra aktif bertingkat produktivitas tinggi. Kelompok pengemudi ini telah dipastikan akan menjadi penerima utama pencairan BHR dari alokasi dana tersebut.

Pemberian apresiasi tak hanya berupa uang tunai semata. Perusahaan turut meluncurkan program umrah gratis bagi 105 mitra berprestasi dengan nilai total hadiah mencapai Rp5 miliar.

"BHR merupakan bentuk iktikad baik di luar penghasilan rutin yang diperoleh mitra melalui platform. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan program tetap relevan dan berdampak luas," jelasnya pada kesempatan yang sama.

Neneng sangat menyadari besarnya peran dan perjuangan para mitra pengemudi ini di lapangan. Keluarga di rumah selalu menjadi motivasi terkuat bagi mereka saat bekerja menyusuri kerasnya jalanan ibukota.

"Harapan kami sederhana, semoga dukungan ini membantu menghadirkan Hari Raya yang lebih hangat dan penuh makna,” ujarnya saat menutup pernyataan.