periskop.id - Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan dari Vietnam di fase grup AVC Women's Volleyball Cup 2025. Laga berlangsung di Candon City Arena, Candon, Filipina, Senin (8/6) sore, dengan skor akhir 2-3.
Skuad asuhan pelatih Marcos Sugiyama tampil kurang tajam di awal pertandingan. Performa mereka mulai membaik setelah Ersandrina Caca Devega berhasil merapatkan skor dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7.
Indonesia kemudian berbalik memimpin 8-7 dan terus menjauh. Pertahanan yang rapat serta blok yang efektif jadi andalan di set pertama, hingga skor melebar ke 20-14. Indonesia akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 25-18 dalam 21 menit.
Di set kedua, Vietnam mulai memanfaatkan kelebihan outside hitter mereka, Tran Thi Thanh Thuy, secara optimal. Para pemain Indonesia sempat menyamakan kedudukan di angka 11-11, tapi momentum itu tak bertahan lama. Serangan dan pertahanan yang tidak berjalan mulus membuat poin Vietnam terus bertambah, dan Indonesia kalah 22-25 untuk menyamakan posisi menjadi 1-1.
Vietnam tampil lebih solid sejak awal set ketiga. Tim Merah Putih mengalami penurunan performa yang cukup signifikan, sementara kubu Vietnam justru semakin kompak dalam bertahan. Indonesia sempat tertinggal jauh di angka 7-14 dan gagal memperkecil jarak, akhirnya tumbang 18-25.
Set keempat dimulai dengan keunggulan Indonesia. Vietnam sempat menyamakan skor, namun deretan eror dari kubu Vietnam turut membantu Indonesia menambah poin hingga unggul 12-9. Skor terus berkembang menjadi 14-11, dan Vietnam terlihat tertekan setelah tertinggal tujuh poin di angka 22-15. Indonesia menutup set keempat dengan kemenangan 25-19 untuk memaksa laga berlanjut ke set penentuan.
Di set kelima, Indonesia langsung kesulitan sejak awal. Tim Merah Putih tertinggal 3-8 saat interval dan gagal merapatkan jarak. Kesalahan-kesalahan dalam menyerang membuat Vietnam semakin mudah mengembangkan keunggulan hingga 4-10.
Namun Indonesia sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Servis Namira Maradanti membuat Vietnam kesulitan, menghasilkan lima poin beruntun dan memangkas jarak menjadi 9-10. Servis Chelsa Berliana kemudian berhasil menyamakan kedudukan di 13-13.
Sayangnya, kesamaan poin itu tak bertahan. Vietnam langsung merespons dengan dua poin beruntun untuk menutup set penentuan 15-13 sekaligus mengunci kemenangan 3-2 atas Indonesia.
Vietnam sendiri merupakan juara bertahan dalam kompetisi ini. Kemenangan atas Indonesia semakin mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama voli putri Asia, sementara tim Merah Putih harus mengevaluasi konsistensi performa sepanjang pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar