periskop.id - Mudik jadi momen yang paling ditunggu banyak orang saat Idulfitri. Di waktu inilah banyak orang akhirnya bisa pulang ke kampung halaman dan berkumpul lagi dengan keluarga besar setelah lama tidak bertemu. Supaya perjalanan mudik tetap aman dan nyaman, penting untuk memastikan kondisi kendaraan kamu sudah siap sebelum berangkat.

Apalagi perjalanan mudik biasanya identik dengan jarak yang jauh dan kemacetan di beberapa titik. Dalam kondisi seperti itu, kendaraan harus benar-benar sehat agar perjalanan tetap lancar. Karena itu, melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat jadi langkah penting untuk mengurangi risiko sekaligus menjaga performa kendaraan tetap stabil selama di perjalanan

Apa Saja yang Harus Diperiksa dari Kendaraan Kamu Sebelum Mudik?

1. Cek Mesin dan Oli

Periksa komponen mesin dan cairan yang melumasinya. Pastikan lakukan penggantian pada oli mesin jika volumenya atau kualitasnya sudah berkurang. Oli memiliki peran penting untuk melumasi mesin agar pergerakan mesin tetap lancar dan mengurangi kerusakan akibat gesekan yang terus menerus terjadi.

Jangan lupa juga untuk periksa air radiator. Jika, volumenya berkurang, segera lakukan isi ulang. Air radiator memiliki fungsi penting untuk menjaga kestabilan suhu mesin agar tidak overheat.

2. Cek Rem

Sistem pengereman menjadi komponen yang cukup krusial untuk membantu memperlambat laju kendaraan. Pastikan kampas rem dalam kondisi yang masih optimal sehingga bisa mencengkram dengan baik.

Jangan lupa untuk cek kabel rem, selang rem, dan minyak rem agar sistem pengereman tetap baik. Segera lakukan servis ketika ada tanda-tanda kerusakan pada rem.

3. Periksa Kondisi Ban

Periksa kondisi ban dengan baik untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan. Cek kondisi tapak ban, apakah sudah aus atau masih tebal. Ban yang sudah aus atau botak akan mengurangi cengkeraman ban terhadap jalanan yang bisa mengakibatkan selip.

Isi tekanan angin sesuai dengan standar yang dianjurkan untuk menjaga kendaraan tetap stabil. Siapkan ban cadangan untuk mengantisipasi jika ada kerusakan.

4. Perhatikan Sistem Kelistrikan

Periksa sistem kelistrikan pada kendaraan untuk memastikan semua komponen yang berkaitan dengan listrik, seperti lampu depan, lampu rem, aki bisa beroperasi dengan baik. Cek aki mobil dan pastikan tidak soak. Aki memiliki peran penting untuk menyuplai daya listrik ke seluruh komponen yang membutuhkan aliran listrik.

Pastikan lampu depan, lampu rem, dan lampu sein menyala dan berfungsi dengan baik sebagai komponen keselamatan berkendara. Cek juga kondisi wiper untuk menjaga penglihatan ketika kondisi sedang hujan.

5. Pastikan Shockbreaker dalam Keadaan Baik

Shockbreaker mempunyai peranan penting dalam menjaga kenyamanan saat berkendara. Komponen ini mampu meredam getaran kendaraan ketika melewati jalan yang tidak rata. Pastikan kondisi shockbreaker dalam kondisi yang baik, karena jika komponen ini mengalami kerusakan bisa membuat kendaraan tidak stabil yang pada akhirnya mengancam keselamatan.

6. Bawa Alat Darurat dan Dokumen Kendaraan

Bawa alat-alat darurat, seperti APAR, segitiga pengaman, kotak P3K, dongkrak, dan kunci inggris. Alat-alat itu bisa membantu kamu ketika dalam kondisi darurat. Jangan lupa juga membawa kelengkapan dokumen kendaraan, seperti STNK dan SIM. Pastikan masa berlakunya masih aktif untuk menghindari razia dari polisi.

Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Servis Kendaraan untuk Mudik?

Kalau kamu berencana mudik saat Idulfitri, sebaiknya servis kendaraan dilakukan jauh-jauh hari. Cara ini bisa membantu kamu menghindari antrean panjang di bengkel. Biasanya, menjelang Lebaran banyak orang yang akan menyerbu ke bengkel untuk memperbaiki atau mengecek kendaraan sebelum dipakai mudik.

Selain itu, servis lebih awal juga bisa mengurangi risiko masalah kendaraan saat perjalanan. Idealnya, servis dilakukan sekitar H-7 sebelum lebaran, tapi lebih awal akan lebih baik.

Dengan melakukan servis lebih cepat, kamu juga punya waktu untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar optimal setelah diperbaiki. Kalau masih ada yang kurang atau terasa tidak normal, kamu masih sempat kembali ke bengkel untuk melakukan pengecekan atau perbaikan tambahan.