periskop.id - Memasuki bulan April 2026, umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bersiap merayakan rangkaian Trihari Suci. Salah satu momen yang paling berkesan adalah perayaan Kamis Putih. Pada tahun ini, Kamis Putih jatuh pada tanggal 2 April 2026.

Meskipun dalam kalender nasional hari ini bukan merupakan tanggal merah, suasana sakralnya tetap terasa kuat. Bagi Anda yang ingin memahami lebih dalam, mari kita bedah makna, tradisi, hingga hubungannya dengan Jumat Agung dan Paskah (Trihari Suci).

Apa Itu Kamis Putih?

Kamis Putih, atau sering disebut Maundy Thursday, adalah hari untuk memperingati Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama kedua belas rasul-Nya sebelum Ia disalibkan. Peristiwa ini bukan sekadar makan malam biasa, melainkan momen ketika Yesus menetapkan Sakramen Ekaristi, memberikan roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah-Nya.

Namun, ada satu tindakan Yesus yang paling membekas di hati umat, yaitu pembasuhan kaki. Yesus yang diyakini sebagai Guru dan Tuhan, justru berlutut membasuh kaki murid-murid-Nya. Pesannya sederhana tapi mendalam, yaitu tentang kerendahan hati dan perintah untuk saling melayani tanpa memandang status.

Makna dan Tradisi di Indonesia

Di Indonesia, perayaan Kamis Putih dirayakan dengan penuh kekhusyukan di berbagai gereja. Ada beberapa poin menarik yang menjadi ciri khas tradisi ini:

  • Dominasi Warna Putih: Sesuai namanya, warna liturgi yang digunakan adalah putih. Mulai dari pakaian imam (kasula), dekorasi bunga di altar, hingga pakaian jemaat biasanya didominasi warna putih yang melambangkan kesucian dan kemuliaan.
  • Prosesi Pembasuhan Kaki: Ibadah di gereja umumnya menyertakan prosesi pembasuhan kaki untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut. Tradisi ini dilakukan oleh sejumlah gereja sebagai simbol untuk meneladani kerendahan hati Yesus.
  • Tuguran: Tuguran dilaksanakan pada malam Kamis Putih setelah Misa Perjamuan Tuhan. Umat melakukan Tuguran atau berjaga-jaga sambil berdoa dalam hening untuk mengenang saat Yesus berdoa di Taman Getsemani sebelum ditangkap.

Hubungan Erat dengan Jumat Agung dan Paskah

Kamis Putih bukanlah sebuah perayaan yang berdiri sendiri, melainkan gerbang pembuka yang mengawali rangkaian Trihari Suci. Hubungan antara Kamis Putih, Jumat Agung, dan Paskah membentuk satu kesatuan narasi penebusan yang utuh dan tidak terpisahkan.

Jika Kamis Putih melambangkan penetapan kasih melalui perjamuan dan pelayanan, maka Jumat Agung menjadi pembuktian nyata dari kasih tersebut melalui pengorbanan Yesus di kayu salib. Rangkaian ini kemudian mencapai puncaknya pada hari Paskah, di mana kebangkitan Yesus menjadi simbol kemenangan atas kematian. 

Catatan Libur Nasional 2026

Bagi Anda yang merencanakan agenda, perlu diingat bahwa berdasarkan SKB 3 Menteri, Kamis Putih bukanlah hari libur nasional. Namun, jangan berkecil hati. pemerintah menetapkan Jumat Agung (3 April) dan hari raya Paskah (5 April) sebagai hari libur. Artinya, akan ada momen long weekend atau libur panjang dari hari Jumat hingga Minggu yang bisa dimanfaatkan untuk beribadah sekaligus berkumpul bersama keluarga.