Periskop.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi dangkal yang mengguncang Kota Bogor, Jawa Barat, pada Selasa malam. Gempa tersebut tercatat bermagnitudo 2,1 berdasarkan hasil analisis sementara.

BMKG melaporkan getaran gempa terdeteksi pada pukul 21.01 WIB. Menurut lembaga itu, pusat gempa berasal dari daratan di sekitar wilayah Bogor.

"Gempa terjadi pada pukul 21.01 WIB dengan magnitudo sementara 2,1," berdasarkan data yang dipublikasikan BMKG pada Selasa (7/7).

BMKG menjelaskan, pusat gempa berada di kedalaman 11 kilometer di bawah permukaan bumi. Kedalaman tersebut membuat gempa dikategorikan sebagai gempa dangkal.

Menurut BMKG, episenter gempa berada pada koordinat 6,79 Lintang Selatan (LS) dan 106,59 Bujur Timur (BT). Lokasi itu disebut berada sekitar 27 kilometer di barat daya Kota Bogor.

BMKG juga mengingatkan hasil analisis yang dirilis masih bersifat sementara. Data tersebut dinilai dapat berubah seiring proses pengolahan informasi yang terus diperbarui.

Menurut BMKG, informasi awal dipublikasikan dengan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, hasil pengolahan data belum sepenuhnya stabil.

Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 21.26 WIB, belum ada laporan resmi dari pihak berwenang mengenai dampak gempa tersebut. Kerusakan bangunan maupun dampak lainnya juga belum dilaporkan.

Peristiwa ini merupakan gempa yang bersumber dari daratan dengan pusat berada di wilayah barat daya Kota Bogor. Seluruh informasi yang disampaikan masih mengacu pada data awal BMKG.

Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.