iklan periskop
Ekonomi

Bahlil Pastikan SPBU Swasta Segera Terisi, ‘Pertamina Sudah Siapkan’

Pasokan BBM di SPBU swasta belum juga pulih. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, SPBU swasta telah sepakat membeli BBM murni dari Pertamina secara B2B.

9 bulan yang lalu · 1 mnt baca
Bahlil Jadi Menteri Paling Buruk di Pemerintahan Prabowo, Kok Bisa?
Rapat Koordinasi terkait perbaikan tata kelola dalam penanganan Sumur Minyak Masyarakat di Gedung Kementerian ESDM, Rabu (30/7). Foto/Dokumentasi: instagram/bahlillahadalia.
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Hingga saat ini, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik swasta belum terlihat kembali terisi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini SPBU swasta telah mencapai kesepakatan bisnis dengan PT Pertamina (Persero) untuk membeli base fuel atau BBM murni.

“Semua sudah business to business (B2B) dengan Pertamina,” kata Bahlil kepada media di Jakarta, Selasa (28/10).

Menanggapi pertanyaan mengenai kapan stok BBM di SPBU swasta kembali terisi, Bahlil menegaskan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan Pertamina.

“Pasti Pertamina sudah mempersiapkan itu dan komunikasinya sudah berjalan,” ujarnya.

Sebagai informasi, PT Pertamina Patra Niaga menyebutkan hingga kini belum menerima permintaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta, seperti Shell dan British Petroleum (BP), yang tengah mengalami kelangkaan.

“Belum ada permintaan (dari SPBU swasta),” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth Marcelino Verieza Dumatubun mengutip Antara, Rabu (17/9).

Pernyataan ini muncul di tengah kelangkaan BBM yang melanda sejumlah SPBU swasta sejak pertengahan Agustus 2025. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya telah menyarankan agar pengelola SPBU swasta membeli BBM dari Pertamina Patra Niaga untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai BBM, spbu, dan SPBU Swasta dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.