periskop.id - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga 21 Februari 2026 sebesar Rp36,6 triliun atau 10,9% dari pagu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yakni Rp335 triliun.

‎Suahasil menyebut program ini telah menjangkau 60,24 juta penerima manfaat dengan dukungan 23.678 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

‎"MBG telah mencapai 60,24 juta penerima, dijalankan oleh 23.678 SPG, ini adalah angka terakhir 21 Februari 2026, sehingga kalau kita lihat di akhir 2025, 2025 itu 53,8 juta penerima, saat ini sudah 60,24 juta penerima," ucap Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, dikutip Selasa (24/2).

‎Adapun sepanjang 2025, jumlah penerima manfaat tercatat mencapai 53,8 juta orang yang tersebar di 38 provinsi (per 31 Desember 2025). Realisasi anggaran MBG 2025 mencapai Rp51,5 triliun atau sekitar 72,5% dari total pagu Rp71 triliun.

‎Suahasil mengaku penerimaan manfaat dari program ini telah tersebar di seluruh daerah di Indonesia, seperti Sumatera yang mencapai 12,3 juta penerima, Sulawesi 4,4 juta penerima. 

‎"Saya juga bisa menyampaikan bahwa sebaran penerima ini ada di seluruh daerah di Indonesia, ada di Sumatera 12,3 juta, Sulawesi 4,4 juta, dan seterusnya," terangnya. 

‎Dari sisi pelibatan pelaku usaha, program ini telah melibatkan 19.069 SPPG dan menyerap tenaga kerja sebanyak 741.985 orang. 

‎Presiden Prabowo sebelumnya menyampaikan bahwa dengan sekitar 22.000 dapur yang beroperasi, program ini berpotensi menciptakan hingga 1 juta lapangan kerja, dengan setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang yang digaji harian.