periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat didorong mendekati 6% pada 2026 seiring mulai terlihatnya dampak berbagai program pemerintah terhadap perekonomian nasional.
Purbaya mengatakan pemerintah terus mengupayakan percepatan pertumbuhan ekonomi di atas target asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berada di level 5,4%.
“Kita akan dorong target pertumbuhan ekonomi. Di APBN kan 5,4%, tapi kita akan dorong ke arah 6% sampai akhir tahun. Kalau melihat hasilnya sekarang, sepertinya strateginya sudah mulai membuahkan hasil. Strateginya juga terlihat cukup pas dan cukup akurat,” kata Purbaya kepada media di Jakarta, dikutip Kamis (7/5).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi berpotensi meningkat lebih cepat apabila sejumlah program baru pemerintah mulai berjalan optimal dan dampaknya mulai terasa terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia mencontohkan sejumlah program yang masih dalam tahap awal implementasi, seperti program Koperasi Desa Merah Putih dan koperasi desa nelayan.
“Seperti Koperasi Desa Merah Putih yang masih baru, kemudian koperasi desa nelayan juga masih baru. Ada beberapa program yang memang baru berjalan. Ke depan, program-program itu seharusnya akan semakin efektif,” terangnya.
Purbaya menilai program koperasi tersebut berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui penguatan distribusi barang dan stabilitas harga di berbagai daerah.
“Kontribusinya harusnya bagus. Kalau programnya berjalan, itu bisa membantu menjaga stabilitas harga karena distribusi barang akan ditangani oleh koperasi-koperasi tersebut di seluruh Indonesia,” tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar