periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan anggaran kebencanaan Sumatera sebesar Rp60 triliun. Dana tersebut di dapat dari hasil efisiensi Kementerian/Lembaga (K/L) pada tahun lalu.
Namun ia menyebut realisasi penggunaan anggaran tahun ini diperkirakan belum terserap semua dana tersebut karena sebagian dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.
"Saya bilang siap kan dari awal tahun, dari akhir tahun lalu kita udah siapin 60T ternyata dipakai lebih sedikit tahun ini karena dibagi tiga untuk pembangunan-pembangunan infrastrukturnya," ucap Purbaya kepada media, Jakarta, Senin (25/5).
Meski begitu, ia menegaskan pemerintah tetap siap mencairkan anggaran kebencanaan kapan pun dibutuhkan, selama dokumen pengajuan dari kementerian/lembaga terkait telah lengkap.
Menurut Purbaya, pihaknya kini menerapkan pendekatan baru agar pencairan dana penanganan bencana bisa lebih cepat. Setiap pengajuan anggaran akan langsung ditindaklanjuti, termasuk membantu kementerian/lembaga melengkapi dokumen yang masih kurang.
"Jadi approach dari kementerian keuangan sekarang beda. Dulu kan mereka ajui terus didiemin, saya bilang ke Dirjen saya sekarang, kalau ada pengajuan anggaran yang berhubungan dengan bencana ini, setiap kali di fup, ditelepon kementerian lembaganya kalau kurang dokumennya. Nanti kalau mereka nggak bisa nyiapin, kita kirim orang ke sana untuk siap-siap lagi," terang Purbaya.
Lebih jauh, dia berharap mekanisme tersebut dapat mempercepat penyaluran anggaran kebencanaan sehingga penanganan bencana di daerah bisa dilakukan tanpa hambatan pendanaan.
"Jadi saya harapkan sih dengan langkah seperti itu pencairan anggaran yang berhubungan dengan bencana, ini akan lebih cepat, jadi nggak usah takut. duitnya ada, ada," tutup dia.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar