Periskop.id - Eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah memicu guncangan hebat di pasar energi global. Berdasarkan data terbaru dari Global Petrol Prices, terjadi perubahan drastis pada harga rata-rata bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 95 di berbagai belahan dunia.
Data ini membandingkan posisi harga per 23 Februari 2026, yang merupakan titik data mingguan terakhir sebelum perang pecah, hingga pemutakhiran terbaru pada 23 Maret 2026.
Konflik di wilayah strategis ini menyebabkan ketidakpastian pasokan yang berdampak langsung pada dompet konsumen di seluruh dunia.
Nigeria dan Asia Tenggara Menghadapi Kenaikan Tertinggi
Negara Nigeria mencatatkan kenaikan harga paling ekstrem di dunia dengan lonjakan sebesar 58,20%. Harga bensin di sana melompat dari Rp9.827,48 per liter menjadi Rp15.547,08 per liter hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Kawasan Asia Tenggara juga tak luput dari dampak signifikan. Myanmar, Filipina, dan Kamboja secara berurutan menempati peringkat empat besar dunia dengan kenaikan di atas 50%. Fenomena ini menunjukkan betapa rentannya ketergantungan energi global terhadap stabilitas di wilayah Timur Tengah.
Berikut adalah tabel lengkap 20 negara dengan kenaikan harga tertinggi serta posisi Indonesia:
| Peringkat | Negara | Harga 23 Feb (Rp/L) | Harga 23 Mar (Rp/L) | Kenaikan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Nigeria | 9.827,48 | 15.547,08 | 58,20% |
| 2 | Myanmar | 13.245,16 | 20.582,98 | 55,40% |
| 3 | Filipina | 15.759,25 | 24.300,76 | 54,20% |
| 4 | Kamboja | 18.757,01 | 28.660,70 | 52,80% |
| 5 | Australia | 18.565,10 | 26.362,44 | 42,00% |
| 6 | Zimbabwe | 26.362,93 | 36.670,83 | 39,10% |
| 7 | Peru | 20.089,37 | 27.241,19 | 35,60% |
| 8 | Guatemala | 17.592,10 | 23.591,00 | 34,10% |
| 9 | Sri Lanka | 18.275,67 | 24.452,85 | 33,80% |
| 10 | Laos | 22.468,42 | 29.860,53 | 32,90% |
| 11 | Vietnam | 12.655,02 | 16.679,31 | 31,80% |
| 12 | Amerika Serikat | 14.705,50 | 19.146,57 | 30,20% |
| 13 | Malaysia | 10.858,95 | 13.975,47 | 28.70% |
| 14 | Lebanon | 15.440,38 | 19.856,33 | 28,60% |
| 15 | Liberia | 14.572,71 | 18.419,91 | 26,40% |
| 16 | Panama | 15.306,77 | 19.332,46 | 26,30% |
| 17 | Kanada | 19.517,54 | 24.435,95 | 25,20% |
| 18 | Estonia | 29.407,77 | 36.789,12 | 25,10% |
| 19 | Pakistan | 15.635,65 | 19.450,75 | 24,40% |
| 20 | Norwegia | 37.371,48 | 46.303,26 | 23,90% |
| 97 | Indonesia | 12.066,02 | 12.403,87 | 2,80% |
Kondisi di Indonesia
Meskipun Global Petrol Prices merilis angka kenaikan rata-rata di Indonesia sebesar 2,80%, data riil dari lapangan menunjukkan penyesuaian yang sedikit lebih tinggi. Berdasarkan harga resmi yang dirilis oleh Pertamina per 26 Maret 2026, kenaikan harga bensin non subsidi terjadi secara bervariasi.
Produk bensin RON 95 (Pertamina Green 95) saat ini dibanderol seharga Rp12.900 per liter. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 3,61% dari harga sebelumnya pada 19 Februari 2026 yang berada di posisi Rp12.450 per liter. Sementara itu, bensin RON 92 atau Pertamax yang banyak digunakan masyarakat kini berada di harga Rp12.300 per liter, naik sebesar 4,24%.
Di saat banyak negara mengalami lonjakan harga hingga dua digit, kenaikan di Indonesia tergolong sangat stabil. Hal ini tidak lepas dari langkah strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Salah satu kunci utama stabilitas ini kemungkinan disebabkan oleh upaya Pertamina dalam mendiversifikasi sumber pasokan minyak mentah. Perusahaan tersebut dikabarkan memprioritaskan suplai dari wilayah yang tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz (titik panas konflik Iran), seperti pasokan dari benua Afrika dan Amerika.
Tinggalkan Komentar
Komentar