Periskop.id - Dunia tengah menghadapi guncangan ekonomi serius di sektor energi. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Global Petrol Prices, terjadi pergeseran angka yang signifikan pada harga rata-rata bahan bakar diesel di berbagai belahan dunia.
Lonjakan ini terpantau sejak titik data mingguan terakhir pada 23 Februari 2026, sesaat sebelum eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran dimulai, hingga pemutakhiran data per 23 Maret 2026.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang merupakan jantung produksi minyak dunia, telah menyebabkan disrupsi rantai pasok dan kepanikan pasar. Hal ini memaksa harga bahan bakar diesel atau solar di banyak negara meroket hingga hampir dua kali lipat hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Filipina dan Asia Tenggara di Pusaran Kenaikan
Data menunjukkan bahwa negara-negara di kawasan Asia Tenggara menjadi yang paling terdampak secara persentase.
Filipina menempati posisi puncak dengan kenaikan fantastis mencapai 81,60%. Harga solar di sana yang semula berada di angka Rp15.931,22 per liter melonjak drastis menjadi Rp28.931,09 per liter.
Kondisi serupa diikuti oleh Kamboja di peringkat kedua dengan kenaikan 78,70% dan Nigeria di posisi ketiga yang mencatatkan peningkatan 78,30%.
Kenaikan ekstrem ini mencerminkan kerentanan negara-negara pengimpor energi terhadap fluktuasi harga minyak mentah dunia akibat konflik bersenjata.
Kondisi Diesel di Indonesia
Di tengah badai harga global, Indonesia tercatat berada di peringkat 87 dalam daftar perubahan harga tersebut. Meskipun tetap mengalami kenaikan, angkanya jauh lebih terkendali dibandingkan negara tetangga di Asia Tenggara.
Berdasarkan data Global Petrol Prices, harga solar di Indonesia tercatat sebesar Rp13.613,52 per liter pada Februari dan menjadi Rp14.634,53 per liter pada Maret 2026, atau mengalami kenaikan sebesar 7,50%.
Fakta di lapangan menunjukkan akurasi data tersebut. Mengacu pada pengumuman resmi Pertamina per 26 Maret 2026, produk diesel jenis Dexlite saat ini dibanderol seharga Rp14.200 per liter.
Jika dibandingkan dengan harga per 19 Februari 2026 yang berada di angka Rp13.250 per liter, maka terjadi penyesuaian harga sebesar 7,17%.
Stabilitas ini kemungkinan besar didorong oleh upaya Pertamina dalam mendiversifikasi sumber pasokan minyak, dengan memprioritaskan suplai dari wilayah yang tidak bergantung pada jalur Selat Hormuz, seperti Afrika dan Amerika.
Daftar Negara dengan Kenaikan Harga Diesel Tertinggi (23 Feb – 23 Mar 2026)
Secara rinci, berikut adalah 20 negara dengan kenaikan harga solar tertinggi selama perang AS-Israel vs Iran:
| Peringkat | Negara | Harga 23 Feb (Rp/L) | Harga 23 Mar (Rp/L) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Filipina | 15.931,22 | 28.931,09 | 81,60% |
| 2 | Kamboja | 15.802,03 | 28.238,23 | 78,70% |
| 3 | Nigeria | 11.145,95 | 19.873,22 | 78,30% |
| 4 | Myanmar | 13.383,55 | 23.675,50 | 76,90% |
| 5 | Laos | 14.928,76 | 25.737,18 | 72,40% |
| 6 | Lebanon | 11.854,84 | 18.825,49 | 58,80% |
| 7 | Malaysia | 12.767,90 | 20.160,51 | 57,90% |
| 8 | Puerto Riko | 14.672,26 | 22.492,57 | 53,30% |
| 9 | Guatemala | 16.266,12 | 24.757,04 | 52,20% |
| 10 | Australia | 19.743,28 | 30.029,52 | 52,10% |
| 11 | Moldova | 19.965,26 | 29.269,07 | 46,60% |
| 12 | Vietnam | 11.987,98 | 17.490,47 | 45,90% |
| 13 | Peru | 19.321,42 | 28.170,63 | 45,80% |
| 14 | Panama | 14.063,13 | 20.447,79 | 45,40% |
| 15 | Norwegia | 32.919,67 | 47.503,09 | 44,30% |
| 16 | Singapura | 33.410,73 | 48.111,45 | 44,00% |
| 17 | Estonia | 28.421,05 | 40.642,10 | 43,00% |
| 18 | Luksemburg | 28.733,07 | 40.743,49 | 41,80% |
| 19 | Amerika Serikat | 16.994,75 | 23.996,58 | 41,20% |
| 20 | Makedonia | 21.641,31 | 30.384,40 | 40,40% |
| 87 | Indonesia | 13.613,52 | 14.634,53 | 7,50% |
Tinggalkan Komentar
Komentar