iklan periskop
Energi

Pernah Jadi Sopir Angkot, Bahlil Akui Tahu Kebutuhan BBM dan Imbau Masyarakat Bijak

Menteri ESDM Bahlil imbau masyarakat beli BBM wajar, cukup 50 liter per hari, dan hindari pembelian berlebihan.

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, energi, geopolitik
Tangkapan layar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Kebijakan-Kebijakan Pemerintah dalam Menyikapi Kondisi Geopolitik Global Terkini, Selasa (31/3/2026). Foto oleh Periskop/Rheza
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) secara bijak dan tidak berlebihan, dengan takaran yang sesuai kebutuhan harian.

‎Bahlil menyebut, sebagai gambaran penggunaan yang wajar, pengisian BBM sekitar 50 liter per hari untuk kendaraan dinilai sudah cukup dan tidak perlu berlebihan.

‎"Nah ini saya mantan sopir angkot ini, mantan sopir angkot. Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter, itu tangki sudah penuh satu hari," ucap Bahlil dalam konferensi pers, dikutip Rabu (1/4). 

‎Bahlil menekankan, dalam kondisi ketidakpastian global saat ini, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk menjaga stabilitas energi nasional, salah satunya dengan menghindari pembelian BBM secara berlebihan.

‎"Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak… Yang tidak terlalu penting-penting, kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak," tegasnya. 

‎Bahlil pun memastikan hingga saat ini belum ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, termasuk BBM berkualitas tinggi.

‎"Sekali lagi belum ada penyesuaian harga dan apa yang disampaikan oleh Pak Mensesneg tadi saya pikir itu sama, tidak kurang dan tidak lebih. Sudah barang tentu dengan dinamika fluktuasi harga dunia yang perkembangannya cepat, maka kami juga akan melakukan kajian-kajian lebih cepat sesuai dengan perkembangan yang ada pada dunia," tutup Bahlil. 

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bahlil Lahadalia, BBM, dan pasokan bbm dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.