periskop.id - Come and See Pictures merilis film horor komedi Ghost in the Cell versi sulih suara bahasa Thailand mulai 7 Mei 2026.
Produser Come and See Pictures Tia Hasibuan mengungkapkan penggunaan sulih suara menyesuaikan kebiasaan pasar perfilman negara tersebut. Keputusan strategis ini diambil guna memperluas jangkauan penonton di kawasan Asia Tenggara.
“Kebetulan memang Thailand sama Kamboja, itu memang kayaknya mereka terbiasa. Film-filmnya memang banyak yang di-dub ke bahasanya mereka,” kata Tia Hasibuan di Jakarta pada Sabtu (16/5) seperti dilansir Antara.
Tia Hasibuan menjelaskan distributor lokal di Thailand menangani seluruh proses pengisian suara secara penuh.
Ia menilai langkah penyesuaian tersebut sangat efektif untuk meningkatkan angka penerimaan penonton internasional.
Meski begitu, Come and See Pictures tidak memukul rata penggunaan metode sulih suara untuk semua negara tujuan tayang.
"Namun, tidak semua negara yang akan di-dub," tegasnya.
Dia mencontohkan strategi berbeda berlaku di negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam.
Bioskop di tiga negara tersebut tetap memutar Ghost in the Cell menggunakan audio asli bahasa Indonesia dengan tambahan teks terjemahan, rinci Tia Hasibuan.
Come and See Pictures sebelumnya mengantongi modal penting usai film horor komedi tersebut sukses mencetak 3,2 juta penonton domestik.
Produser Come and See Pictures ini menargetkan karya sineas nasional tersebut dapat tayang di 86 negara secara bertahap hingga pengujung 2026.
Selain Thailand, Come and See Pictures juga menjadwalkan penayangan Ghost in the Cell di Taiwan pada bulan Juni mendatang.
Tia Hasibuan berharap upaya distribusi ini semakin memperkuat penetrasi karya seni Indonesia kepada khalayak di pasar global.
Tinggalkan Komentar
Komentar