Polri Turun Tangan Kelola Ratusan Ribu Hektare Lahan Pertanian
Polri memperluas pengabdiannya dengan mengelola ratusan ribu hektare lahan jagung dan membangun gudang pangan demi menyukseskan ketahanan pangan nasional.

periskop.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turun langsung mengelola ratusan ribu hektare lahan pertanian untuk mengamankan ketahanan pangan nasional.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan komitmen Polri mengawal ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir. Jenderal Listyo menyebut langkah strategis Polri bertujuan memperkuat cadangan logistik pemerintah.
"Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh," katanya dalam Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Sabtu (16/5).
Polri menginisiasi pembangunan berbagai infrastruktur penunjang hasil panen guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok. Polri melangsungkan peletakan batu pertama sepuluh unit Gudang Ketahanan Pangan baru.
"Pada hari ini akan dilaksanakan groundbreaking secara serentak pembangunan sepuluh gudang ketahanan pangan," jelasnya.
Polri menargetkan pendirian 28 unit gudang penyimpanan berkapasitas besar di masa mendatang. Fasilitas milik Polri menampung ragam komoditas utama rakyat seperti beras dan jagung.
Langkah taktis Polri sejalan dengan Program Astacita yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Prabowo mengapresiasi kinerja Polri dalam mengatasi isu krusial di tengah masyarakat.
Presiden Prabowo menilai dedikasi Polri sukses melampaui tugas konvensional menjaga keamanan dan ketertiban. Prabowo menyebut kontribusi Polri sangat strategis bagi kedaulatan logistik negara.
"Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti Anda mengamankan masa depan kita," tegasnya.
Prabowo menyoroti vitalnya produksi pangan mandiri dalam menopang kelangsungan hidup sebuah negara. Negara kuat membutuhkan pasokan logistik yang berkesinambungan.
"Tidak ada bangsa yang merdeka kalau tidak bisa produksi pangannya sendiri," pungkasnya.
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Listyo Sigit Prabowo, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan mengeklik tautan.



Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.