Periskop.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dipastikan akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci mulai 21 Mei hingga 1 Juni 2026. Selama dirinya menjalankan ibadah, roda pemerintahan dan pelaksanaan perayaan Iduladha di ibu kota akan dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Kepastian itu disampaikan langsung Pramono usai menghadiri agenda pemerintahan di Balai Kota Jakarta, Rabu. Ia menyebut keberangkatannya ke Arab Saudi membuat seluruh agenda perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Jakarta akan dikoordinasikan oleh wakil gubernur.

“Untuk Idul Adha, nanti yang di Jakarta dipimpin Pak Wagub. Kebetulan saya hari ini pergi,” kata Pramono, Rabu (20/5). 

Pramono mengatakan, perjalanan ibadah hajinya akan berlangsung sekitar 10 hari. Ia pun meminta doa dari masyarakat agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan memperoleh predikat haji mabrur. “Minta doanya saja, supaya mabrur," kata Pramono.

Meski gubernur berada di Tanah Suci, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pelayanan publik dan persiapan Iduladha tetap berjalan normal. Tugas pemerintahan harian selama masa tersebut akan dijalankan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama jajaran Pemprov DKI.

Pramono juga memastikan persiapan hewan kurban untuk Iduladha sudah dilakukan dan pelaksanaannya akan dikoordinasikan langsung oleh Rano Karno. “Ada kurban sudah disiapkan. Nanti sama pak wagublah,” jelasnya.

Pengawasan Hewan Kurban

Momentum keberangkatan Pramono menunaikan haji berlangsung di tengah berbagai persiapan Pemprov DKI menghadapi Idul adha 1447 Hijriah. Sebelumnya, Pemprov DKI memastikan stok hewan kurban di Jakarta dalam kondisi aman dan harga relatif stabil menjelang hari raya.

Gubernur Pramono sebelumnya juga menyebut sejumlah daerah di luar Jakarta mulai mengambil pasokan hewan kurban dari ibu kota karena stabilitas harga dan kesiapan distribusi yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan.

“Beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta. Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik,” ujar Pramono dalam kesempatan sebelumnya.

Perumda Dharma Jaya sendiri menargetkan penyediaan sekitar 900 ekor sapi kurban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta pada Iduladha tahun ini. Seluruh hewan disebut telah melalui pemeriksaan kesehatan dan pengawasan ketat dari petugas veteriner.

Selain itu, Pemprov DKI juga tengah memperketat pengawasan lapak penjualan hewan kurban, termasuk melarang pedagang berjualan di trotoar, taman kota, maupun fasilitas umum yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 berdasarkan hasil sidang isbat dan pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Keberangkatan Pramono ke Tanah Suci sekaligus menjadi bagian dari momentum Idul Adha tahun ini yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat serta aktivitas keagamaan di Jakarta dalam beberapa pekan ke depan.