periskop.id - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus pembacokan yang menewaskan seorang pegawai toko roti di Cengkareng, Jakarta Barat. Terduga pelaku berinisial RS ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Senin (4/5) malam.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan Kapuk, pada Senin siang sekitar pukul 13.40 WIB. Korban meninggal dunia akibat luka bacok pada bagian dada kiri.

“Benar, terduga pelaku pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Cengkareng sudah diamankan. Pelaku ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Barat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (5/5).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa ini bermula dari perselisihan di jalan raya. Cekcok tersebut diduga dipicu setelah sepeda motor pelaku nyaris menabrak sepeda motor milik korban.

Ketegangan berujung pada tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam jenis celurit yang mengakibatkan korban tersungkur.

“Korban mengalami luka pada bagian dada kiri. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri,” ujar Budi.

Setelah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan penelusuran rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi identitas serta keberadaan pelaku. RS akhirnya ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor pada pukul 22.00 WIB di hari yang sama.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih-biru, satu bilah celurit, helm, pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian, serta rekaman CCTV di lokasi.

Penyidik saat ini masih mendalami kasus tersebut dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional,” pungkas Budi.