Periskop.id - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersumpah tidak akan membiarkan serangan AS dan Israel begitu saja dan akan membalas serangan terhadap fasilitas militer dan sipil.
"Para penjahat Amerika dan Israel harus paham, tak satu pun kejahatan dan pembunuhan mereka akan dibiarkan tanpa balasan. Perang melawan AS dan rezim Israel akan berlanjut," kata IRGC dalam pernyataan yang dikutip stasiun TV IRIB, Selasa (3/3) waktu setempat.
IRGC menuduh AS-Israel menyerang sekolah, rumah sakit, stadion, restoran, dan gedung pernikahan untuk membuat panik masyarakat Iran. Mereka menyebut korban jiwa warga sipil telah melampaui 700 orang.
Menurut IRGC, dalam sehari terakhir, satu keluarga tewas akibat serangan rudal Tomahawk yang menghantam bangunan tempat tinggal di Oshnavieh. Lima orang juga dilaporkan tewas ketika rudal AS menghantam mobil pribadi di Salman.
“Rudal AS juga menghantam sebuah rumah di distrik Kasemiyeh, Urmia, dan menewaskan pasangan lanjut usia,” kata IRGC.
Seperti diketahui, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil.
Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu. Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
IRGC juga mengancam akan menyerang dan membakar kapal yang berusaha melintasi Selat Hormuz yang ditutup. Brigjen Ebrahim Jabbari, penasihat senior panglima tertinggi IRGC mengatakan, Iran menutup lalu lintas di jalur pelayaran strategis itu sebagai tanggapan atas serangan gabungan AS-Israel.
"Selat Hormuz telah ditutup. Kami akan menyerang dan membakar kapal apa pun yang mencoba menyeberang," kata Jabbari dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah Iran, Senin (2/3).
Dia juga memperingatkan, jalur-jalur pipa minyak bisa menjadi sasaran dan Iran tidak akan membiarkan "satu tetes pun minyak" meninggalkan kawasan itu.
Tinggalkan Komentar
Komentar