iklan periskop
Internasional

Trump Beri Jeda 5 Hari, Batal Serang Fasilitas Energi Iran

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap pembangkit listrik Iran selama lima hari usai mengeklaim adanya negosiasi produktif antara kedua negara.

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Presiden AS Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu Ajansi
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan militernya menunda ancaman serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran. Keputusan ini diambil usai Washington dan Teheran disebut menjalani rangkaian perundingan intensif yang produktif.

​"Saya dengan senang hati melaporkan bahwa Amerika Serikat dan negara Iran, selama dua hari terakhir, telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif mengenai penyelesaian permusuhan kita di Timur Tengah secara menyeluruh dan total," tulis Trump melalui akun Truth Social pribadinya, Senin (23/3).

​Pemimpin negeri Paman Sam ini dipastikan telah memerintahkan jajaran pertahanannya untuk menahan seluruh rencana gempuran militer.

​Penundaan operasi berskala besar ini ditetapkan berlaku selama periode lima hari ke depan.

​Kelanjutan pembatalan serangan tersebut dinilai sangat bergantung pada tingkat keberhasilan diskusi yang tengah berlangsung antara kedua belah pihak.

​Kebijakan penundaan ini dinilai meredakan kepanikan global usai Presiden AS tersebut sebelumnya melontarkan ultimatum 48 jam kepada Iran. Militer Washington sebelumnya bersiap melenyapkan infrastruktur kelistrikan Teheran jika rute suplai minyak di Selat Hormuz tidak segera dibuka penuh tanpa ancaman.

​Konflik terbuka yang menyeret Amerika Serikat dan Israel melawan Iran ini diketahui telah memanas sejak akhir Februari lalu. Rentetan saling serang antarnegara tersebut memicu krisis keamanan maritim yang memengaruhi bursa saham Asia dan berpotensi melumpuhkan jalur distribusi energi global.

​"Saya telah menginstruksikan departemen perang untuk menunda setiap dan semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama periode lima hari, tunduk pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung," tegas Trump.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Donald Trump, dan AS-Israel Serang Iran dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.