iklan periskop
Kesehatan

Indonesia Masih Darurat TBC, Kasus Capai Lebih dari 1 Juta

Indonesia menghadapi darurat TBC dengan 1,09 juta kasus. Sekitar 300 ribu penderita belum diobati, pemerintah dorong program Cek Kesehatan Gratis untuk deteksi dini dan eliminasi p...

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Indonesia Masih Darurat TBC, Kasus Capai Lebih dari 1 Juta
Konferensi pers peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia di Gedung Kemenkes, Jakarta pada Senin (6/4). Periskop/Mila Yuliana
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Indonesia masih berada dalam kondisi darurat tuberkulosis (TBC), menempati peringkat kedua kasus terbanyak di dunia setelah India.

Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, mengungkapkan jumlah kasus TBC di Indonesia diperkirakan telah menembus lebih dari 1 juta jiwa.

“Bahkan secara jumlah kasus diperkirakan ada 1.090.000 kasus TBC di Indonesia, dan yang diobati tahun lalu sebanyak 867.000 kasus,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (6/4).

Dari total tersebut, sekitar 300 ribu penderita TBC belum mendapatkan pengobatan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena tuberkulosis merupakan penyakit yang mudah menular.

“Selama kasus TBC masih ada, otomatis penularan tetap terjadi,” kata Benjamin.

Ia menjelaskan, pasien TBC umumnya dapat kembali beraktivitas setelah dinyatakan tidak lagi menularkan, yang biasanya membutuhkan waktu dua minggu hingga satu bulan pengobatan.

Menurutnya, upaya pencegahan TBC harus dilakukan secara lintas sektoral, tidak hanya di sektor kesehatan.

Pemerintah juga tengah mendorong program eliminasi TBC melalui inisiatif Cek Kesehatan Gratis. Program ini dinilai penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini, terutama pada masyarakat yang tidak menyadari kondisi kesehatannya.

Benjamin menambahkan, penyakit seperti hipertensi dan diabetes yang tidak terkontrol dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga meningkatkan risiko seseorang terinfeksi TBC.

“Diabetes yang tinggi akan menurunkan daya tahan tubuh dalam jangka panjang. Karena itu, banyak penderita diabetes yang juga terkena tuberkulosis,” jelasnya.

Ia menegaskan, tantangan terbesar Indonesia dalam memberantas TBC adalah memastikan tidak ada lagi kuman penyebab penyakit tersebut di masyarakat.

“Untuk mengeliminasi tuberkulosis di Indonesia, maka kuman TBC harus tidak ada. Itu yang menjadi target kita,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai TBC, indonesia tes tbc, dan deteksi tbc nasional dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.