Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, Tumbuh 10,8% pada Mei 2026
Likuiditas M2 Mei 2026 tumbuh 10,8% yoy jadi Rp10.415,9 triliun, didorong M1, kredit, dan kenaikan aktiva luar negeri bersih.

Periskop.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan per Mei 2026, M2 tumbuh sebesar 10,8% secara tahunan (year on year/ yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan April 2026 sebesar 9,2% (yoy) sehingga mencapai Rp10.415,9 triliun.
Menurut Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 15,3% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,0% (yoy).
Ia menjelaskan perkembangan M2 pada Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
"Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2026 tumbuh lebih tinggi," kata Denny dalam keterangannya, dikutip Kamis (25/6).
Tak hanya itu, untuk penyaluran kredit tumbuh sebesar 10,8% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 9,4% (yoy).
Sementara itu, aktiva luar negeri bersih pada Mei 2026 tumbuh sebesar 5,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,7% (yoy).
Baca berita dan informasi lainnya mengenai uang beredar M2, Bank Indonesia (BI), dan kredit dengan mengeklik tautan.


Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.