Periskop.id - Sepanjang tahun 2025, kesadaran masyarakat DKI Jakarta untuk beralih menggunakan transportasi publik menunjukkan tren yang sangat positif.
Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, total akumulasi penumpang angkutan umum sejak Januari hingga Desember 2025 mencapai angka fantastis, yakni sebanyak 838,97 orang.
Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas penduduk di ibu kota, mengingat dalam perhitungannya, satu orang individu dapat menggunakan moda transportasi umum lebih dari satu kali dalam aktivitas keseharian mereka.
Fluktuasi Penumpang
Tren pergerakan penumpang sepanjang tahun 2025 terpantau sangat dinamis. Salah satu poin menarik terjadi pada periode Oktober hingga November. Pada bulan Oktober, jumlah penumpang sempat menyentuh angka 77,9 juta orang.
Hal ini dipicu oleh kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memberlakukan tarif khusus untuk beberapa moda transportasi utama, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta. Kebijakan tersebut berhasil meningkatkan antusiasme warga untuk menggunakan transportasi umum lebih dari biasanya.
Namun, memasuki bulan November, jumlah penumpang tercatat mengalami sedikit penurunan menjadi 73,5 juta orang seiring berakhirnya masa berlaku tarif khusus tersebut.
Puncak jumlah penumpang tertinggi justru terjadi pada bulan Desember yang menembus angka 90,8 juta orang, selaras dengan meningkatnya mobilitas warga pada masa libur akhir tahun.
Berikut adalah rincian jumlah penumpang transportasi umum di DKI Jakarta per bulan selama tahun 2025:
- Januari: 64.754.212 orang
- Februari: 63.251.280 orang
- Maret: 60.523.126 orang
- April: 61.652.385 orang
- Mei: 66.618.299 orang
- Juni: 65.469.573 orang
- Juli: 74.421.933 orang
- Agustus: 69.592.052 orang
- September: 70.334.520 orang
- Oktober: 77.936.045 orang
- November: 73.547.167 orang
- Desember: 90.869.704 orang
- Total Keseluruhan: 838.970.296 orang
Transjakarta dan KRL Jadi Tulang Punggung
Jika menilik rincian berdasarkan jenis moda transportasi, Transjakarta secara konsisten mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi paling favorit bagi warga Jakarta. Sepanjang tahun 2025, bus kebanggaan warga Jakarta ini telah melayani sebanyak 414,35 juta penumpang.
Posisi kedua ditempati oleh KRL Commuter Line yang melayani sebanyak 365,73 juta penumpang. Kedua moda ini tetap menjadi tulang punggung utama transportasi massal yang menghubungkan wilayah Jakarta dengan daerah penyangga di sekitarnya.
Berikut adalah rincian jumlah penumpang berdasarkan jenis moda transportasi selama tahun 2025:
- Transjakarta: 414.346.167 orang
- KRL: 365.733.241 orang
- MRT: 45.360.618 orang
- Bus Sekolah: 8.602.565 orang
- KCI Commuter Bandara: 2.489.612 orang
- LRT: 1.278.661 orang
- Kapal: 1.159.432 orang
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar