periskop.id - Ed Sheeran resmi mengumumkan rencana hiatus dari dunia musik setelah rangkaian tur LOOP Amerika Utara rampung. Penggemar yang selama ini setia menunggu perlu bersiap tidak menyaksikannya di panggung dalam waktu dekat.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Ed di atas panggung saat membuka tur LOOP di Glendale, Arizona, pada Sabtu malam. Di tengah penampilannya, penyanyi berambut merah itu sempat berhenti sejenak untuk berbicara kepada penonton secara personal.

Advertisement

"Ini akan menjadi penampilan terakhir saya di sini untuk sementara waktu. Saya mungkin akan mengambil waktu istirahat setelah tur ini berakhir dan fokus mengurus anak," ujarnya kepada para penonton. "Jadi, jika saya tidak menemui kalian untuk beberapa waktu mendatang, saya mencintai kalian, terima kasih sudah datang."

Jadwal Tur LOOP dan Kapan Ed Sheeran Hiatus?

Sebelum rehat, Ed masih punya agenda padat. Tur LOOP Amerika Utara dijadwalkan berlangsung selama lima bulan ke depan, dengan pertunjukan penutup di Tampa, Florida, pada 7 November.

Tur global ini sebenarnya sudah dimulai sejak Januari, berangkat dari Selandia Baru lalu berlanjut ke Australia dan Amerika Selatan. Sepanjang perjalanan itu, Ed harus menjalani jarak dengan keluarganya dalam waktu yang cukup panjang.

Pola seperti ini bukan kali pertama dilakukan Ed. Ia pernah mengambil langkah serupa pada 2015 seusai era album Multiply, lalu kembali beristirahat pada periode 2019 hingga 2021 setelah menuntaskan tur dunia album Divide.

Alasan Ed Sheeran Pilih Keluarga di Atas Karier

Di balik keputusan ini ada Cherry Seaborn, istri Ed, serta dua buah hati mereka: Lyra yang kini berusia lima tahun dan Jupiter yang berusia empat tahun. Ed ingin meluangkan lebih banyak waktu bersama mereka setelah berbulan-bulan menjalani tur lintas benua.

Keputusan hiatus ini datang bersamaan dengan langkah besar lain yang diambil Ed sebulan sebelumnya, yakni mundur dari Asylum Records, label yang menaunginya selama 15 tahun terakhir di bawah naungan Warner Music Group.

Ed menegaskan bahwa kepergiannya bukan dipicu perselisihan dengan label. Dalam pernyataan resminya saat itu, ia menyampaikan, "Ini bukan tentang seniman yang tidak puas lalu meninggalkan label rekaman. Ini tentang seorang anak laki-laki yang memulai karier sebagai remaja di perusahaan ini dengan prioritas berbeda, menjadi pria dengan dua anak seperti sekarang, yang merasa butuh pergeseran dan perubahan."

Rumor Label Baru: Ed Sheeran ke Sony Music?

Keputusan hengkang dari Warner Music Group memunculkan sejumlah spekulasi, terutama karena Ed dilaporkan melepas tawaran kontrak bernilai besar dari label lamanya.

Sumber-sumber internal industri musik menyebutkan Ed tengah mempertimbangkan bergabung dengan 26.2, label baru milik Sony Music yang dinahkodai dua mantan eksekutif Warner, Julie Greenwald dan Max Lousada. Namun hingga kini, Ed belum mengonfirmasi label mana yang akan menjadi rumah barunya.

Mundurnya Ed dari Warner juga memantik pertanyaan dari sejumlah pengamat industri, terutama sejak posisi pimpinan global divisi Warner Records beralih ke Aaron Bay-Schuck pada tahun lalu. Apapun pilihannya nanti, keputusan Ed soal label baru kemungkinan baru akan jelas setelah masa hiatus-nya berakhir.