periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa proses rekrutmen nasional untuk pegawai Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan berlangsung secara transparan, adil, dan bebas dari praktik titipan. Ia memastikan seluruh tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan profesional guna menjaring kandidat terbaik dari seluruh Indonesia.

"Jadi tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, tidak ada pihak yang menjamin kelulusan," ujar Zulhas dalam keterangannya, Kamis (16/4).

Zulhas menegaskan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui laman resmi panselnas dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang menawarkan kelulusan dengan imbalan tertentu.

"Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah, melalui panitia seleksi nasional (panselnas), hanya akan meloloskan pelamar yang memenuhi syarat dan dinilai layak mengelola KDKMP dan KNMP.

Adapun syarat utama rekrutmen ini antara lain lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan, memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75, serta berusia maksimal 35 tahun.

Namun, Zulhas juga mengatakan bahwa domisili pelamar akan menjadi salah satu faktor penentu apabila terdapat dua atau lebih pelamar dengan skor seleksi yang sama.

Ia mencontohkan, jika terdapat dua pelamar dari Lampung dan Jawa Timur dengan skor yang sama untuk penempatan di Jawa Timur, maka pelamar dari Jawa Timur kemungkinan besar akan lebih diprioritaskan.

"Kalau yang layak, yang bagus, dia akan mendapat (posisi tersebut). Yang terbaik dia tentu akan mendapatkannya.Jadi, ikuti proses seleksi dengan baik," terang dia.

Lebih jauh, Zulhas meminta seluruh elemen untuk mengawal proses rekrutmen secara jujur, disiplin, dan transparan agar sosok yang terpilih benar-benar yang terbaik untuk menjalankan mandat Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Kepada putra-putri terbaik Indonesia, inilah saatnya mengambil bagian nyata. Negara memanggil saudara-saudara sekalian untuk hadir di desa, di kelurahan," pungkas dia.

Sekadar informasi, pemerintah resmi membuka proses rekrutmen melalui panitia seleksi nasional (panselnas) bagi 35.476 orang yang akan mengelola KDKMP serta KNMP. Proses pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026.

Secara rinci, jumlah tersebut terdiri dari 30.000 lowongan untuk posisi manajer koperasi KDKMP di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Sementara itu, 5.476 lowongan sisanya dibuka untuk posisi pegawai KNMP yang berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.