Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai modal sebesar Rp3 miliar yang dialokasikan untuk setiap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak hanya ditujukan untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional koperasi.
Purbaya menjelaskan, dana yang disiapkan tidak semata-mata digunakan untuk pembangunan fisik koperasi. Menurutnya, sebagian anggaran juga dapat dialokasikan untuk mendukung kegiatan operasional.
"Harusnya gak (bukan pembangunan saja), ada juga sedikit operasional," kata Purbaya kepada media di Istana Negara, Jakarta, dikutip Kamis (16/7).
Ia menambahkan, dari sisi pembiayaan, koperasi juga memiliki akses terhadap pinjaman perbankan sehingga kebutuhan pendanaan dinilai masih memadai.
"Nanti kan itu kan pinjam bank cukup banyak, ambil uang cukup banyak di bank, saya tergantung mereka," imbuh dia.
Menurut Purbaya, berdasarkan perhitungannya, kapasitas pendanaan yang dimiliki KDMP sudah cukup untuk mendukung kegiatan usaha, termasuk apabila di kemudian hari diperlukan tambahan biaya operasional.
"Tapi untuk saya sih kelihatannya modalnya cukup karena ambil dari bank aja cukup besar, ada sebagian yang belum dipakai sekarang jadi harusnya untuk operasional tambahan kalau diperlukan bisa mereka," terang dia.
Meski demikian, Purbaya menegaskan pengelolaan anggaran maupun kebutuhan operasional koperasi merupakan kewenangan kementerian dan instansi terkait yang membawahi program tersebut.
"Tapi itu kan bukan wewenang saya, mereka yang ngatur saya gak ngerti. Kalau saya dihitung-hitung aja cukup," Purbaya mengakhiri.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar