periskop.id - Manajemen Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh terhadap insiden kecelakaan armadanya dengan kereta api di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Perusahaan saat ini berfokus menyerahkan informasi relevan guna membantu proses penyelidikan pihak berwenang.

​Sikap resmi ini diunggah melalui akun media sosial Instagram perusahaan pada Selasa (28/4). “Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas,” tulis manajemen Green SM.

​Perusahaan transportasi ini langsung mengambil langkah kooperatif pascakejadian. Mereka menjalin komunikasi secara intensif dengan pihak berwajib guna mengusut tuntas peristiwa tersebut.

​“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” jelas manajemen.

​Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bagi penyedia layanan tersebut mengenai pentingnya perlindungan. Mereka kembali menegaskan prinsip dasar operasional perusahaan kepada publik.

​“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” tegas pernyataan resmi tersebut.

​Green SM berjanji mempertahankan standar operasional secara ketat di lapangan. Pengawasan internal juga terus diperkuat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

​“Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” papar manajemen.

​Masyarakat dan pengguna layanan kini diminta menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Perusahaan berjanji menyalurkan informasi lanjutan secara transparan dan akurat.

​“Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah terverifikasi,” tutup pernyataan Green SM.