periskop.id - PT Kereta Api Indonesi (Persero) membatalkan 25 perjalanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dilakukan menyusul proses evakuasi kecelakaan di Bekasi Timur. Langkah darurat ini KAI ambil demi menjamin keselamatan penumpang dan memperlancar penanganan di lokasi kejadian.

​“Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba, Selasa (28/4).

​Pembatalan jadwal melibatkan 12 kereta keberangkatan hari Senin (27/4). Rute batal dari Stasiun Gambir mencakup KA 120B Gunungjati, KA 140B Parahyangan, KA 22 Argo Muria, KA 64B Manahan, dan KA 30F Argo Anjasmoro.

​Jadwal batal dari Stasiun Pasarsenen pada tanggal yang sama meliputi KA 76B Mataram, KA 164 Gumarang, KA 150 Singasari, KA 92–93 Jayabaya, KA 258 Progo, serta KA 180B Tawang Jaya Premium. Terdapat pula KA 139B Parahyangan relasi Kiaracondong-Gambir yang ikut dihentikan.

​Sebanyak 13 kereta keberangkatan Selasa (28/4) turut mengalami pembatalan operasi. Rute batal ini melibatkan berbagai stasiun asal menuju maupun dari Jakarta.

​Kereta batal tersebut antara lain KA 117B Gunungjati, KA 56F–53F Purwojaya, KA 58F–59F Purwojaya, KA 143B Madiun Jaya, KA 17 Argo Sindoro, KA 75B Mataram, serta KA 163 Gumarang.

​Pembatalan hari kedua juga berlaku untuk KA 149 Singasari, KA 94–91 Jayabaya, KA 61B Manahan, KA 257 Progo, KA 29F Argo Anjasmoro, dan KA 175 Menoreh.

​KAI ikut memberlakukan penyesuaian pola operasi KRL secara bertahap menyesuaikan kondisi lapangan. Penumpang KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi menuju Gambir kini diarahkan menggunakan fasilitas bus lanjutan ke stasiun tujuan.

​Penumpang terdampak pembatalan tidak perlu khawatir tiket hangus. KAI menjamin pengembalian dana penuh bagi seluruh pelanggan berstatus batal berangkat.

​“KAI memberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh bagi pelanggan KA yang terdampak, dengan proses pengembalian dapat dilakukan hingga 7 hari ke depan,” jelas Anne.

​Petugas lapangan KAI telah berhasil membuka kembali jalur hilir lintas Bekasi menuju Tambun. Rute ini sudah beroperasi normal dan bisa dilalui kereta sejak pukul 01.04 WIB.

​Kondisi berbeda terjadi pada jalur hulu lintas yang sama. Petugas masih menangani sisa gerbong sehingga jalur tersebut belum aman untuk dilintasi.

​KAI menyiagakan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur khusus bagi keluarga penumpang. Layanan pengaduan juga tersedia lewat WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.

​“KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi,” pungkas Anne.