periskop.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengonfirmasi rencana Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk pada akhir pekan ini.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Johnny Eddizon Isir menyebut peresmian tersebut merupakan wujud penghormatan kepala negara terhadap sosok pahlawan buruh nasional. Johnny memastikan institusi kepolisian siap mengamankan jalannya seluruh rangkaian acara presiden di Jawa Timur.
"Bapak Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia," kata Johnny di Jakarta, Sabtu (16/5).
Kepolisian Negara Republik Indonesia turut mengawal agenda tambahan presiden mengikuti panen raya jagung kuartal kedua secara serentak.
"Selain itu juga akan dilaksanakan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia," jelasnya.
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) berstatus sebagai inisiator utama pembangunan museum pahlawan buruh tersebut.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea menilai Prabowo menaruh perhatian sangat besar terhadap perjuangan kelompok pekerja. Andi memastikan seluruh persiapan teknis penyambutan kepala negara berjalan maksimal.
"Ini merupakan hal yang luar biasa, Presiden punya concern yang sangat besar untuk perjuangan buruh Indonesia," kata Andi saat gladi resik di Nganjuk, Jumat (15/5).
Andi menjamin Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia mendanai proses pendirian museum sepenuhnya secara mandiri.
"Museum ini dibangun tanpa dana APBN," tegasnya.
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia merancang isi bangunan pameran untuk menggambarkan perjalanan hidup mendiang Marsinah secara utuh.
Museum Ibu Marsinah memamerkan ragam peninggalan bersejarah asli mulai dari pakaian, tas, hingga kumpulan kliping koran lawas.
Pengelola sengaja mendirikan bangunan Museum Ibu Marsinah tepat di atas titik penanaman ari-ari sang pahlawan pada masa lampau.
Acara peresmian rencananya akan dihadiri oleh tujuh ribu buruh, Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Buruh Internasional Shoya Yoshida.
Tinggalkan Komentar
Komentar