Periskop.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada 555 warga yang terdampak kekeringan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Distribusi dilakukan sehari setelah laporan kekeringan diterima dari aparat desa setempat pada Senin (6/7).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani menerangkan, pihaknya segera bergerak usai menerima laporan tersebut. Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen sebelum bantuan didistribusikan.

"Tim langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat, asesmen, kemudian mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan," kata Adam dalam keterangannya di Cibinong, Selasa.

Bantuan disalurkan ke dua titik, yakni Kampung Landeuh RT 01/RW 02 dan Kampung Ciburial RT 03/RW 03 serta RT 01/RW 03, masih dalam wilayah Desa Karang Tengah.

Sebanyak 120 kepala keluarga atau 555 jiwa terdampak kekeringan di dua kampung itu. Rinciannya, sekitar 50 kepala keluarga atau 210 jiwa berada di Kampung Landeuh, sementara 70 kepala keluarga atau 345 jiwa lainnya tersebar di Kampung Ciburial.

Distribusi dilaksanakan menggunakan satu unit mobil tangki dengan dua kali ritase. Air bersih diambil dari BPBD Kabupaten Bogor dan tempat pengisian air curah Tirta Nirwana Citaringgul.

Kondisi di lapangan terbilang kritis, khususnya di Kampung Ciburial. Berdasarkan hasil asesmen, sumber air di sana sudah mengering sehingga sebagian besar sumur milik warga tidak lagi bisa difungsikan. Warga pun terpaksa mencari air hingga kawasan Gunung Pancar.

Situasi di Kampung Landeuh relatif lebih baik. Beberapa sumur warga masih bisa dimanfaatkan, meski debit airnya mulai menyusut.

Adam menegaskan, kebutuhan paling mendesak warga saat ini adalah pasokan air bersih. BPBD Kabupaten Bogor, menurutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan memantau perkembangan kondisi kekeringan guna menetapkan langkah penanganan lanjutan.