periskop.id - Dunia voli Indonesia kembali membuat kejutan dengan keikutsertaannya di ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026. Sebagai tuan rumah, Indonesia dipastikan mengirimkan dua wakil klub, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Jakarta Garuda Jaya.

Turnamen ini akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak. Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah juga jadi bukti bahwa kemampuan Indonesia menyelenggarakan event olahraga internasional.

Apalagi, Indonesia dikenal punya basis penggemar voli yang spartan, terutama dukungannya terhadap Jakarta Bhayangkara Presisi. JBP sendiri sudah memiliki pengalaman turnamen internasional dengan menjadi runner-up di ajang yang sama pada edisi 2023 dan posisi ketiga pada edisi 2024.

Sementara, Jakarta Garuda Jaya diisi oleh banyak pemain muda berbakat dan potensial yang direncanakan sebagai pemain masa depan timnas. Ajang ini pun akan menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menambah pengalaman sekaligus mengasah kemampuan di level kompetisi Asia.

Negara yang Ikut Berpartisipasi di AVC Men’s Champions League 2026

Berdasarkan informasi dari unggahan akun Instagram Fanpage @kabarsports_id, klub yang ikut berpartisipasi dalam ajang ini sebanyak 8 tim. Indonesia membawa dua wakil karena menjadi tuan rumah dalam ajang ini.

Ada 8 klub yang ikut serta, yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi (Indonesia), Jakarta Garuda Jaya (Indonesia), Zhaiyk VC (Kazakhstan), SV.League (Jepang), Nakhonratchasima Qmin C VC (Thailand), Al Rayyan (Qatar), Hyundai Capital Skaywalkers (Korea Selatan), dan Foolad Sirjan Iranian (Iran).

Berdasarkan hasil drawing yang dilakukan hari Minggu (15/3/2026) di Jakarta, JBP bergabung ke dalam pool A bersama Al Rayyan (Qatar), Hyundai Capital SkyWalkers (Korea Selatan), dan Zhaiyk VC (Kazakhstan).

Sementara Jakarta Garuda Jaya bergabung ke dalam pool B bersama dengan Foolad Sirjan (Iran), Nakhon Ratchasima Qmin C VC (Thailand), dan satu wakil dari SV League (Jepang). Ini menjadi tantangan bagi Jakarta Garuda Jaya karena akan melawan tim-tim tangguh.

Optimisme PBVSI terhadap Klub Indonesia

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, percaya bahwa dua wakil Indonesia yang berpartisipasi dapat bersaing di turnamen antarklub tertinggi di Asia tersebut. Apalagi, Jakarta Bhayangkara Presisi sudah pernah memiliki pengalaman di turnamen yang sama dan mendapatkan hasil terbaik.

Ia berharap klub JBP mampu meraih juara karena pengalamannya yang sudah sering bersaing dengan tim-tim besar seperti Iran, Qatar, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

"Saya berharap Bhayangkara Presisi bisa menjadi juara. Dengan pengalaman tampil di kompetisi Asia, tentu Bhayangkara Presisi bisa bersaing dengan tim-tim dari Iran, Qatar, Thailand, Korea, hingga Jepang," kata Imam Sudjarwo.

Sementara untuk Jakarta Garuda Jaya, ia hanya tidak menargetkan juara pada ajang ini. Ia hanya ingin pemain-pemain muda Jakarta Garuda dapat memanfaatkan turnamen ini sebagai wadah untuk mengasah kemampuan.

"Kami juga melakukan pembinaan prestasi dengan memberikan kesempatan kepada Jakarta Garuda Jaya yang diisi pemain muda bermain di level internasional," katanya.

Ia juga berharap para pemain Jakarta Garuda Jaya dapat memaksimalkan setiap permainan karena mereka direncanakan untuk mengikuti Olimpiade Brisbane 2032.

"Kami punya harapan ke depannya mereka bisa mematangkan permainan, mengingat para pemain yang ada di Jakarta Garuda Jaya menjadi harapan Indonesia di sektor putra untuk berlaga di Olimpiade Brisbane 2032," tambah Imam.

Kapan Pelaksanaan AVC Men’s Champions League 2026?

Indonesia sebagai tuan rumah menunjuk Pontianak sebagai lokasi utama penyelenggaraan turnamen ini. Pertandingannya sendiri akan digelar di GOR Terpadu Ahmad Yani yang sudah cukup familiar bagi para penggemar voli Tanah Air.

GOR ini memang sering dipakai untuk berbagai turnamen voli lokal, termasuk kompetisi Proliga. Jadi, para pemain Indonesia diharapkan sudah cukup terbiasa dengan atmosfer pertandingan di venue tersebut.

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026. Masih ada waktu yang cukup bagi para pemain Indonesia untuk mempersiapkan diri dengan maksimal agar dapat tampil solid saat kompetisi dimulai.