periskop.id - Mitsubishi Eclipse Sportback EV adalah nama baru yang dibawa Mitsubishi Motors untuk comeback salah satu model ikoniknya di segmen kendaraan listrik. Dijadwalkan sebagai model tahun 2027, mobil ini akan mulai dipasarkan di Amerika Utara pada paruh kedua tahun ini.
Eclipse sebelumnya dikenal sebagai coupe sport berperforma tinggi yang diproduksi antara 1989 hingga 2011. Kini, nama itu disematkan pada sebuah crossover listrik yang dibangun di atas platform dan arsitektur yang sama dengan Nissan Leaf generasi terbaru.
Platform dan Teknologi Penggerak Eclipse Sportback EV
Eclipse Sportback EV menggunakan platform CMF-EV, fondasi yang juga menopang Nissan Leaf dan Nissan Ariya. Spesifikasi teknis resmi belum diumumkan, namun mengacu pada basis Nissan Leaf terbaru, kendaraan ini berpotensi hadir dengan dua pilihan baterai: 52 kWh dan 75 kWh.
Sistem penggeraknya mengandalkan motor listrik tunggal dengan output 174 hp (130 kW) atau 214 hp (160 kW), bergantung pada varian yang dipilih. Jarak tempuh Nissan Leaf sendiri mencapai hingga 488 kilometer berdasarkan standar EPA Amerika Serikat, dan angka ini bisa menjadi acuan awal untuk Eclipse Sportback EV.
Mitsubishi menyatakan informasi harga serta spesifikasi lengkap baru akan dirilis menjelang peluncuran resmi di pasar.
Desain Eksterior: Apa Bedanya dari Nissan Leaf?
Secara tampilan, Eclipse Sportback EV memang memiliki sejumlah sentuhan diferensiasi dibandingkan Nissan Leaf, meskipun siluet keseluruhannya tetap sangat serupa.
Di bagian depan, Mitsubishi menghadirkan desain bumper baru dengan grille berbeda serta saluran udara horizontal yang diklaim berkontribusi pada aerodinamika kendaraan. Lampu depan LED-nya memang terlihat mirip dengan milik Leaf, namun panel trim hitam yang menghubungkan kedua lampu depan pada model Nissan tidak hadir di sini.
Dari sisi samping, profil fastback crossover-nya nyaris identik dengan Leaf. Mitsubishi menambahkan emblem EV pada pintu depan, aksen krom di sekeliling jendela, serta pelek aerodinamis 18 inci yang juga dipakai pada varian Leaf S+.
Perubahan di buritan pun tergolong minimal. Terdapat bumper belakang dengan desain baru, pintu bagasi tanpa panel hitam mengilap khas Leaf, serta grafis lampu LED belakang yang berbeda. Satu hal yang absen: lampu belakang "3D holographic LED" yang menjadi ciri khas varian tertinggi Nissan Leaf Platinum+ tidak tersedia di model ini.
Interior dan Fitur: Seberapa Berbeda dari Nissan Leaf?
Mitsubishi belum memperlihatkan kabin Eclipse Sportback EV secara resmi. Sejumlah pengamat memperkirakan desain interiornya tidak akan berbeda jauh dari Nissan Leaf, dengan kemungkinan perubahan utama berupa logo Mitsubishi pada lingkar kemudi.
Sebagai perbandingan, Nissan Leaf terbaru dibekali dua layar digital berukuran 12,3 inci atau 14,3 inci tergantung varian. Belum diketahui apakah Eclipse Sportback EV turut mendapatkan fitur atap panoramik elektrokromik serta sistem audio Bose Personal dengan speaker yang terintegrasi pada sandaran kepala.
Rencana Mitsubishi ke Depan hingga 2030
Selain Eclipse Sportback EV, Mitsubishi juga tengah mempersiapkan varian SUV tangguh berbasis Outlander yang dirancang khusus untuk kebutuhan off-road. Model ini dijadwalkan meluncur pada awal 2027.
Pabrikan Jepang tersebut menargetkan hadirnya model baru atau pembaruan signifikan setiap tahun hingga 2030 sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya. Kebangkitan nama Eclipse menjadi salah satu langkah konkret dalam roadmap tersebut.
Bagi yang mengikuti perkembangan pasar kendaraan listrik, Eclipse Sportback EV layak masuk daftar pantauan menjelang peluncuran resminya di Amerika Utara tahun ini.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar