periskop.id - Toyota Kijang Innova resmi menjadi mobil terlaris di Indonesia sepanjang Mei 2026, menurut data distribusi yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Yang tak kalah menarik, Toyota Avanza yang lama dikenal sebagai "mobil sejuta umat" kini harus puas di posisi keempat setelah dikalahkan dua model kendaraan niaga jenis pick up.

Pergeseran ini mencerminkan bagaimana preferensi pasar otomotif nasional terus berubah. Segmen kendaraan komersial ringan ternyata tumbuh cukup kuat, bahkan mampu menyalip model penumpang yang selama bertahun-tahun mendominasi tangga penjualan.

Advertisement

Kijang Innova Pimpin Pasar dengan Selisih Jauh

Gabungan penjualan Innova Zenix dan Innova Reborn menyentuh angka 6.658 unit pada Mei 2026. Capaian ini menempatkan Kijang Innova jauh di atas pesaing terdekatnya di urutan kedua.

Posisi kedua ditempati Suzuki Carry Pick Up dengan distribusi 3.793 unit, disusul Daihatsu Gran Max Pick Up di urutan ketiga sebanyak 3.565 unit. Artinya, Avanza yang hanya membukukan 3.486 unit harus mengalah dari dua model niaga tersebut.

Ini bukan sekadar ketertinggalan tipis. Avanza kini berada di bawah dua kendaraan yang umumnya dipakai para pelaku usaha, bukan keluarga perkotaan, yang selama ini menjadi basis konsumen terbesarnya.

Kejutan dari Merek China: Jaecoo J5 Masuk 5 Besar

Di luar dominasi merek Jepang, kejutan datang dari Jaecoo, merek asal China yang menempatkan model listriknya, Jaecoo J5, di posisi kelima dengan penjualan 2.943 unit.

Pencapaian ini sekaligus menjadi catatan tersendiri karena BYD, yang sebelumnya cukup gencar di segmen kendaraan listrik nasional, justru tidak masuk dalam daftar 20 model terlaris bulan Mei.

Berikut daftar lengkap 20 mobil terlaris Indonesia Mei 2026 versi Gaikindo:

1. Kijang Innova (Zenix dan Reborn): 6.658 unit

2. Suzuki Carry pick up: 3.793 unit

3. Daihatsu Gran Max pick up: 3.565 unit

4. Toyota Avanza: 3.486 unit

5. Jaecoo J5: 2.943 unit

6. Toyota Calya: 2.785 unit

7. Toyota Rush: 2.704 unit

8. Daihatsu Gran Max (blind van dan minibus): 2.636 unit

9. Toyota Veloz Hybrid: 2.378 unit

10. Daihatsu Sigra: 2.135 unit

11. Toyota Hilux: 1.785 unit

12. Toyota Fortuner: 1.736 unit

13. Honda Brio: 1.679 unit

14. Mitsubishi Destinator: 1.668 unit

15. Geely EX2: 1.395 unit

16. Daihatsu Terios: 1.285 unit

17. Toyota Agya: 1.221 unit

18. Suzuki Fronx: 717 unit

19. Daihatsu Ayla: 696 unit

20. Mitsubishi L300: 629 unit

Pasar Otomotif Mei 2026: Melambat tapi Tren Tahunan Positif

Secara bulanan, pasar otomotif nasional mengalami kontraksi. Penjualan wholesales atau distribusi dari pabrikan ke dealer pada Mei tercatat 69.219 unit, turun dari 80.779 unit yang dibukukan pada April.

Namun jika dilihat dalam kerangka yang lebih luas, tren secara keseluruhan masih positif. Akumulasi penjualan wholesales Januari hingga Mei 2026 mencapai 359.015 unit, tumbuh 12,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan retail pun ikut menguat 8,8% menjadi 359.490 unit dalam rentang waktu yang sama, menunjukkan bahwa permintaan konsumen secara fundamental belum surut meski ada fluktuasi bulanan.

Dinamika pasar Mei 2026 ini memperlihatkan bahwa persaingan di segmen kendaraan nasional semakin ketat, dengan kendaraan niaga dan pemain baru dari China mulai mengikis dominasi model penumpang tradisional yang selama ini tak tergoyahkan.