Periskop.id – Ferrari memastikan mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce, akan dipasarkan di Indonesia. Namun, PT Eurokars Prima Utama selaku agen pemegang merek Ferrari belum mengungkap jadwal peluncuran, harga, maupun jumlah unit yang akan dialokasikan untuk pasar domestik.

General Manager PT Eurokars Prima Utama Nini Chiandra mengatakan kehadiran Ferrari Luce di Indonesia hanya tinggal menunggu kepastian waktu dari prinsipal di Maranello, Italia.

"Pasti akan (masuk Indonesia), tapi waktunya nanti, kita akan undang apabila kita sudah dapat tanggal pasti," kata Nini di Jakarta, Kamis (16/7).

Menurut Nini, setiap model baru yang diluncurkan Ferrari umumnya telah dinantikan pelanggan setia di Indonesia. Hal serupa diperkirakan berlaku untuk Luce meskipun kendaraan tersebut menawarkan karakter yang sangat berbeda dari mobil Ferrari bermesin konvensional.

"Semua mobil yang dikeluarkan Ferrari biasanya pasar sudah menunggu. Karena sudah ditunggu sama customer juga," tuturnya. 

Ferrari Indonesia sendiri belum dapat memperkirakan kapan pemesanan atau penyerahan unit kepada konsumen dimulai. Luce baru diperkenalkan secara global pada Mei 2026, sedangkan pengiriman perdana ke pelanggan dunia dijadwalkan mulai kuartal IV tahun ini.

"Pasti akan datang ya, hanya masalah waktunya saja masih belum, karena memang di Maranello sendiri masih baru. Biasanya untuk masuk ke market kita pasti butuh waktu," kata Nini.

Mobil Listrik Pertama Ferrari Bertenaga 1.050 HP

Ferrari Luce menjadi tonggak penting bagi pabrikan berlogo kuda jingkrak karena merupakan model produksi pertama mereka yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Nama Luce berarti cahaya dalam bahasa Italia.

Mobil ini dikembangkan selama sekitar lima tahun dan dirancang bersama LoveFrom, kelompok desain yang dipimpin mantan kepala desain Apple Jony Ive dan desainer industri Marc Newson. Berbeda dari mayoritas Ferrari, Luce memiliki empat pintu dan menyediakan tempat duduk untuk lima orang.

Luce menggunakan empat motor listrik, masing-masing menggerakkan satu roda, dengan tenaga gabungan sekitar 1.050 daya kuda. Mobil tersebut mampu melaju dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam dalam 2,5 detik, sedangkan kecepatan tertingginya mencapai lebih dari 310 kilometer per jam.

Paket baterainya memiliki kapasitas bruto 122 kWh dengan arsitektur 800 volt. Ferrari mengeklaim Luce sanggup menempuh jarak hingga 530 kilometer berdasarkan standar WLTP dan menerima pengisian cepat berdaya maksimal 350 kW.

Mobil listrik tersebut ditawarkan dengan harga awal sekitar 550.000 euro di Eropa. Nilai itu belum termasuk berbagai personalisasi yang umumnya dipilih pelanggan Ferrari. Belum ada informasi mengenai banderolnya ketika dipasarkan di Indonesia.

Desainnya Tuai Kritik, Minat Pasar Tetap Muncul

Kehadiran Luce sempat memicu perdebatan karena bentuknya berbeda dari citra Ferrari sebagai produsen mobil sport rendah, agresif, dan bermesin pembakaran internal. Luce tampil sebagai mobil keluarga berukuran besar dengan kabin lima penumpang serta desain yang banyak dipengaruhi kebutuhan aerodinamika.

Respons negatif terhadap desainnya bahkan sempat menekan saham Ferrari. Namun, perusahaan menyatakan minat terhadap Luce tetap datang dari pelanggan lama maupun calon pembeli baru.

Laporan awal dari China menyebut, seluruh alokasi pertama sebanyak 88 unit langsung habis dipesan setelah Luce diluncurkan dengan harga 3,988 juta yuan. Akan tetapi, laporan lanjutan menyatakan sejumlah diler resmi Ferrari masih menerima pemesanan, sehingga klaim bahwa seluruh kuota telah terjual belum dapat dianggap final.

China menjadi pasar penting bagi Luce karena mobil listrik memperoleh sejumlah kemudahan dibandingkan kendaraan bermesin bensin, termasuk dalam pengurusan pelat nomor di beberapa kota besar. Ferrari juga berharap model tersebut dapat menjangkau konsumen baru yang mengutamakan teknologi, kenyamanan, dan elektrifikasi.

Kehadiran Ferrari Luce di Indonesia nantinya akan memperluas pilihan kendaraan listrik di segmen ultra-mewah. Namun, calon konsumen masih harus menunggu pengumuman resmi mengenai waktu peluncuran, spesifikasi untuk pasar Indonesia, harga, dan jumlah unit yang tersedia.