Periskop.id - Menjadi seorang ekspatriat atau perantau mancanegara bukan sekadar berpindah lokasi kerja, melainkan mencari kualitas hidup yang lebih baik. Berdasarkan publikasi terbaru dari InterNations bertajuk “Expat Insider 2025”, peta destinasi favorit dunia menunjukkan pola yang menarik. 

Amerika Latin berhasil menguasai posisi tiga besar, sementara negara-negara Asia, termasuk Indonesia, mulai mendominasi daftar sepuluh besar dunia.

Laporan ini menyurvei ribuan ekspatriat dengan mengukur lima indeks utama, di antaranya Kualitas Hidup, Kemudahan Beradaptasi, Bekerja di Luar Negeri, Keuangan Pribadi, dan Kebutuhan Dasar Ekspatriat.

Panama

Untuk tahun kedua berturut-turut, Panama mengukuhkan posisinya di peringkat pertama. Keberhasilan ini didukung oleh fakta bahwa kelima indeks utama Panama berada di posisi tiga besar dunia. Tingkat kepuasan di negara ini sangat fenomenal, di mana 94% ekspatriat mengaku bahagia dengan kehidupan mereka.

Panama menjadi magnet utama bagi para pensiunan. Sebanyak 35% responden di sana sudah memasuki masa purnatugas, jauh melampaui rata-rata global sebesar 11%. 

Kualitas hidup di Panama berada di peringkat ketiga, didukung oleh lingkungan alam yang luar biasa (peringkat 2), transportasi publik terjangkau (peringkat 5), serta pilihan rekreasi dan tempat makan yang melimpah.

Meskipun terdapat beberapa catatan kecil mengenai layanan pemerintah online dan infrastruktur mobil yang berada di peringkat ke-30, hal itu tidak mengurangi minat ekspatriat. 

Sebanyak 35% responden bahkan berencana menetap selamanya di Panama. Keramahan warga lokal dan kemudahan mengurus kebutuhan dasar seperti visa dan tempat tinggal (peringkat 2) menjadi alasan kuat mengapa Panama sulit dikalahkan.

Kolombia dan Meksiko

Berada di posisi kedua adalah Kolombia, yang melonjak tajam dari peringkat kelima pada tahun sebelumnya. Daya tarik utama Kolombia adalah indeks keuangan pribadi (peringkat 2) dan biaya hidup rendah (peringkat 3). 

Sebanyak 81% ekspatriat merasa puas dengan kondisi keuangan mereka di sini. Meskipun isu keselamatan pribadi masih menjadi kekhawatiran (peringkat 39), keramahan warga lokal (peringkat 3) dan kemudahan menemukan hunian terjangkau membuat banyak orang tetap merasa betah.

Meksiko melengkapi posisi tiga besar dengan keunggulan mutlak pada indeks kemudahan beradaptasi (peringkat 1). Sejak tahun 2014, Meksiko tidak pernah keluar dari posisi tiga besar dalam hal kenyamanan penyesuaian diri. 

Ekspatriat di Meksiko merasa sangat diterima dan mudah menjalin pertemanan dengan warga lokal. Meski kualitas udara dan keselamatan pribadi mendapat nilai rendah, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (peringkat 8) serta biaya hidup yang bersahabat membuat 39 persen responden ingin tinggal selamanya di Meksiko.

Indonesia dan Tren Dominasi Asia

Kawasan Asia kini mulai menunjukkan dominasinya dengan menempatkan lima negara sekaligus dalam jajaran sepuluh besar destinasi terbaik bagi ekspatriat di tahun 2025. Prestasi ini dipimpin oleh Thailand yang menduduki peringkat keempat dunia, diikuti secara ketat oleh Vietnam di posisi kelima dan China yang menempati peringkat keenam. 

Indonesia juga berhasil mencatatkan pencapaian gemilang dengan berada di peringkat kedelapan, sementara Malaysia melengkapi daftar tersebut dengan mengamankan posisi kesepuluh. 

Indonesia berhasil menembus peringkat ke-8 dunia, menjadikannya salah satu destinasi paling menarik di Asia. Selain itu, Indonesia dan negara Asia lainnya dalam daftar ini masuk dalam 10 besar untuk faktor kuliner dan tempat makan. 

Namun, indeks kualitas hidup di Asia masih sangat bervariasi, di mana China memimpin di peringkat ke-6 sementara Indonesia berada di peringkat ke-40.

Kehadiran negara-negara ini membuktikan bahwa Asia telah menjadi pusat daya tarik baru bagi para perantau mancanegara yang mencari keseimbangan antara karier dan biaya hidup yang bersahabat. 

Kesamaan yang ditemukan di negara-negara Asia ini adalah kepuasan finansial yang tinggi dan kemudahan dalam menemukan hunian.

Spanyol dan Uni Emirat Arab

Di luar dominasi Amerika Latin dan Asia, Uni Emirat Arab (UEA) berada di peringkat ke-7 dan Spanyol di peringkat ke-9. Keduanya merupakan pemimpin dalam indeks kualitas hidup. 

Namun, mereka memiliki perbedaan mencolok, di mana UEA sangat unggul dalam kebutuhan dasar ekspatriat (peringkat 1) tetapi lemah dalam kepuasan pendapatan rumah tangga (peringkat 38). 

Sebaliknya, Spanyol menawarkan kebahagiaan hidup yang lebih tinggi (peringkat 4) meskipun indeks bekerja di luar negeri hanya berada di peringkat ke-27.

Daftar 10 Besar Negara Terbaik untuk Ekspatriat 2025

Berikut ini adalah 10 negara terbaik untuk ekspatriat atau warga asing pada 2025:

PeringkatNegara
1Panama
2Kolombia
3Meksiko
4Thailand
5Vietnam
6China
7Uni Emirat Arab
8Indonesia
9Spanyol
10Malaysia