Periskop.id - Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO memiliki program khusus untuk melestarikan situs warisan bumi yang disebut dengan Geopark Global UNESCO.
Kawasan ini bukan sekadar tempat wisata alam yang indah, melainkan sebuah wilayah geografis terpadu yang memanfaatkan warisan geologinya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai berbagai isu penting yang dihadapi bumi saat ini.
Melalui pengelolaan geopark, masyarakat diajak untuk memahami cara memanfaatkan sumber daya bumi secara berkelanjutan, melakukan mitigasi atau upaya pengurangan dampak perubahan iklim, serta mengurangi risiko yang terkait dengan bencana alam.
Seluruh aspek ini dikaitkan erat dengan warisan alam serta kebudayaan yang ada di wilayah tersebut agar masyarakat setempat dapat ikut berkembang secara ekonomi dan sosial.
Mengutip informasi dari laman resmi UNESCO, saat ini sudah terdapat 241 geopark yang diakui secara global dan tersebar di 51 negara di dunia.
Uniknya, dari ratusan geopark tersebut, ada lima geopark yang areanya melintasi batas administrasi negara atau disebut sebagai geopark transnasional. Kawasan unik ini dikelola secara bersama-sama oleh negara-negara yang wilayahnya saling bersinggungan.
Posisi Indonesia dalam Peta Geopark Dunia
Indonesia menorehkan prestasi yang sangat membanggakan di tingkat internasional dalam hal pelestarian warisan bumi. Saat ini, Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga dunia sebagai negara dengan jumlah Geopark Global UNESCO terbanyak.
Posisi Indonesia berada tepat di bawah China yang memimpin di peringkat pertama dan Spanyol di peringkat kedua.
Hingga saat ini, Indonesia tercatat telah memiliki 12 kawasan yang mendapatkan pengakuan bergengsi dari UNESCO tersebut. Jumlah ini setara dengan koleksi yang dimiliki oleh Italia, dan melampaui negara-negara maju lainnya seperti Jepang, Prancis, Inggris, dan Jerman.
Berikut adalah tabel lengkap urutan jumlah geopark yang dimiliki oleh setiap negara di dunia saat ini, mulai dari jumlah terbanyak hingga yang paling sedikit:
| Peringkat | Negara | Jumlah Geopark |
|---|---|---|
| 1 | China | 51 |
| 2 | Spanyol | 18 |
| 3 | Indonesia | 12 |
| 4 | Italia | 12 |
| 5 | Jepang | 11 |
| 6 | Prancis | 10 |
| 7 | Yunani | 10 |
| 8 | Inggris (UK) | 10 |
| 9 | Jerman | 8 |
| 10 | Portugal | 7 |
| 11 | Korea Selatan | 7 |
| 12 | Brasil | 6 |
| 13 | Kanada | 5 |
| 14 | Finlandia | 5 |
| 15 | Norwagia | 5 |
| 16 | Irlandia | 4 |
| 17 | Malaysia | 4 |
| 18 | Vietnam | 4 |
| 19 | Austria | 3 |
| 20 | Kroasia | 3 |
| 21 | Denmark | 3 |
| 22 | Ekuador | 3 |
| 23 | Hungaria | 3 |
| 24 | Iran | 3 |
| 25 | Polandia | 3 |
| 26 | Belgia | 2 |
| 27 | Islandia | 2 |
| 28 | Meksiko | 2 |
| 29 | Belanda | 2 |
| 30 | Romania | 2 |
| 31 | Rusia | 2 |
| 32 | Arab Saudi | 2 |
| 33 | Slovenia | 2 |
| 34 | Thailand | 2 |
| 35 | Uruguay | 2 |
| 36 | Chile | 1 |
| 37 | Siprus | 1 |
| 38 | Ceko | 1 |
| 39 | Korea Utara | 1 |
| 40 | Luksemburg | 1 |
| 41 | Maroko | 1 |
| 42 | Selandia Baru | 1 |
| 43 | Nikaragua | 1 |
| 44 | Peru | 1 |
| 45 | Filipina | 1 |
| 46 | Serbia | 1 |
| 47 | Slovakia | 1 |
| 48 | Swedia | 1 |
| 49 | Tanzania | 1 |
| 50 | Tunisia | 1 |
| 51 | Turki | 1 |
| Total | Total Geopark Global | 241 |
Mengenal 12 Geopark Global UNESCO di Indonesia
Kawasan geopark yang dimiliki oleh Indonesia tersebar di berbagai pulau besar dan memiliki karakteristik geologi yang sangat unik, mulai dari bekas kaldera gunung purba, kawasan karst atau batu kapur yang eksotis, hingga kekayaan bawah laut dan kepulauan.
Kawasan pertama yang diakui adalah Batur UNESCO Global Geopark yang terletak di Bali. Kemudian di Pulau Sumatra terdapat beberapa situs legendaris seperti Toba Caldera UNESCO Global Geopark di Sumatra Utara, Merangin Jambi UNESCO Global Geopark di Jambi, serta Belitong UNESCO Global Geopark di Kepulauan Bangka Belitung.
Bergeser ke Pulau Jawa, terdapat Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark di Jawa Barat, Gunung Sewu UNESCO Global Geopark yang areanya membentang di wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta yang terbaru ada Ijen UNESCO Global Geopark dan Kebumen UNESCO Global Geopark.
Sementara itu, untuk wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, terdapat Rinjani Lombok UNESCO Global Geopark di Nusa Tenggara Barat, Maros Pangkep UNESCO Global Geopark di Sulawesi Selatan, Meratus UNESCO Global Geopark di Kalimantan Selatan, serta kawasan perairan yang sangat terkenal di dunia yaitu Raja Ampat UNESCO Global Geopark di Papua Barat Daya.
Kerja Sama Internasional Melalui Geopark Transnasional
Selain geopark yang berada di dalam wilayah satu negara, laman resmi UNESCO juga mencatat keberadaan lima geopark transnasional.
Kehadiran geopark ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan dan sejarah bumi dapat menjadi jembatan diplomasi serta kerja sama yang baik antarnegara tetangga.
Geopark transnasional pertama adalah Karawanken atau Karavanke UNESCO Global Geopark yang dikelola bersama oleh Austria dan Slovenia. Kedua adalah Schelde Delta UNESCO Global Geopark yang kawasannya melintasi perbatasan antara Belgia dan Kerajaan Belanda.
Selanjutnya, ada Muskauer Faltenbogen atau Łuk Mużakowa UNESCO Global Geopark yang berada di perbatasan Jerman dan Polandia. Di wilayah Eropa Timur, terdapat Novohrad Nógrád UNESCO Global Geopark yang menghubungkan Hungaria dan Slovakia.
Terakhir, terdapat Cuilcagh Lakelands UNESCO Global Geopark yang berada di bawah pengelolaan bersama antara Irlandia bersama dengan Inggris Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar