periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan jadwal resmi libur perdagangan dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Februari 2026. Informasi ini merujuk pada kalender perdagangan Bursa tahun 2026 dan menjadi perhatian penting bagi seluruh pelaku pasar.

Melansir laman resmi, BEI menetapkan dua hari tanpa aktivitas perdagangan. Pada Senin, 16 Februari 2026, bursa diliburkan untuk cuti bersama Tahun Baru Imlek. Selanjutnya, Selasa, 17 Februari 2026, perdagangan kembali ditiadakan seiring perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Dengan demikian, aktivitas transaksi saham di lantai bursa akan berhenti sementara selama dua hari.

Adapun perdagangan saham dijadwalkan kembali berlangsung normal pada Rabu, 18 Februari 2026. Jam operasional tetap mengikuti ketentuan reguler, yakni Sesi I pukul 09.00–12.00 WIB dan Sesi II pukul 13.30–15.49 WIB.

Menjelang libur panjang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 13 Februari 2026, dengan pelemahan kembali ke zona merah, turun 0,64% ke level 8.212.

Libur panjang ini berpotensi memunculkan dinamika tersendiri di pasar modal. Investor umumnya mencermati potensi pergerakan harga yang lebih fluktuatif menjelang maupun setelah periode jeda perdagangan. Sentimen global, arus dana asing, hingga aksi ambil untung kerap menjadi faktor yang memengaruhi arah indeks usai bursa kembali dibuka.

Karena itu, melihat pergerakan pasar belakangan ini, pelaku pasar diimbau untuk mencermati strategi portofolio sejak dini. Penyesuaian posisi, pengelolaan risiko, serta perhitungan momentum menjadi langkah krusial agar tetap responsif terhadap perubahan sentimen ketika perdagangan kembali bergulir.