banner-sheroes-yoga
Saham

Komisi XI Optimis Pasar Modal RI Tetap Kokoh di Tengah Eskalasi AS-Iran, Ini Alasannya

Misbakhun optimis pasar modal Indonesia tetap tangguh meski gejolak global. Reformasi struktural dan tata kelola yang kuat diharapkan menarik investor dan menjaga stabilitas.

Komisi XI Optimis Pasar Modal RI Tetap Kokoh di Tengah Eskalasi AS-Iran, Ini Alasannya
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) usai menghadiri agenda Market Outlook 2026 di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa, (3/3). Periskop/Maria Jessica
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan harus tetap optimis menghadapi tantangan pasar modal Indonesia menyusul eskalasi serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang menciptakan gejolak di kawasan energi global, tekanan terhadap stabilitas ekonomi nasional.

"Kita tentunya harus tetap optimis kalau berhadapan dengan market, walaupun situasinya sedang menghadapi tekanan," ucapnya kepada awak media saat ditemui di Gedung BEI,Selasa (3/3).

Misbakhun menekankan, optimisme itu bukan sekadar harapan kosong, melainkan didasarkan pada upaya fundamental restrukturisasi pasar modal yang telah dilakukan secara serius.

Regulasi mengenai free float,keterbukaan Ultimate Beneficial Ownership (UBO), dan berbagai perbaikan struktural lainnya telah diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) kata dia menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pasar, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan return yang kompetitif bagi para pemodal.

Selain itu, menurut Misbakhun penguatan tata kelola pasar ini juga menjadi strategi untuk menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geokonomi dunia.

"Upaya restrukturisasi yang sangat fundamental, perbaikan-perbaikan dilakukan dengan sangat bagusdalam banyak aturan dan regulasi," jelasnya.

Dengan mekanisme pasar yang lebih transparan, investor domestik dan asing akan semakin percaya dan terdorong untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas pasar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Mudah-mudahan pasar modal Indonesia ini menjadi pasar modal yang kuat karena bisa memberikan imbal balik return kepada para investornya," tambahnya.

Ditengah tekanan pasar oleh isu sentimen global dan arus keluar dana investor, ia berharap pasar modal Indonesia segera kembali ke jalur positif.

"Harapan saya, tentu pasar modal Indonesia tidak hanya kembali menguat," terangnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Komisi XI DPR RI, pasar modal, konflik timur tengah, dan AS-Israel Serang Iran dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.