periskop.id - Apple kembali menjadi sorotan setelah laporan Bloomberg yang menyebutkan perusahaan tersebut tengah menguji empat desain kacamata pintar.
Produk ini diproyeksikan meluncur pertama kali pada 2027, meski purwarupanya disebut akan diperkenalkan lebih cepat di akhir tahun ini.
Empat desain yang diuji mencakup bingkai persegi panjang besar, bingkai ramping menyerupai kacamata yang kerap dikenakan CEO Tim Cook, serta dua varian berbentuk oval atau bulat dengan ukuran berbeda. Apple juga mempertimbangkan pilihan warna klasik seperti hitam, biru laut, dan cokelat muda.
Langkah ini dinilai lebih realistis dibanding ambisi awal Apple menghadirkan perangkat mixed reality dan augmented reality yang kompleks. Sebelumnya, rencana besar tersebut sempat terganjal penundaan dan respons pasar yang kurang antusias terhadap Apple Vision Pro.
Berbeda dari headset Vision Pro, kacamata pintar ini tidak akan dilengkapi layar. Fokusnya lebih pada fungsi praktis sehari-hari: mengambil foto dan video, menerima panggilan telepon, memutar musik, hingga berinteraksi dengan Siri.
Konsep ini mendekati pendekatan ringan yang ditawarkan Ray-Ban Meta Smart Glasses, yang dikembangkan Meta bersama EssilorLuxottica.
Pasar kacamata pintar sendiri diprediksi tumbuh pesat. Menurut laporan Grand View Research, nilai pasar global perangkat wearable berbasis AR diperkirakan mencapai lebih dari US$11 miliar pada 2030.
Tren ini didorong oleh kebutuhan perangkat ringan yang mendukung komunikasi, dokumentasi, dan hiburan tanpa mengganggu mobilitas pengguna.
Dengan reputasi Apple dalam menggabungkan desain elegan dan ekosistem perangkat yang solid, kehadiran kacamata pintar ini berpotensi menjadi salah satu inovasi paling menarik dalam dekade mendatang.
Potensinya menggandeng merek tertentu dalam proyek ini? Sampai sekarang, belum ada bukti kuat atau bocoran kredibel Apple akan berkolaborasi dengan merek tertentu seperti strategi Meta.
Tinggalkan Komentar
Komentar